Telan Milyaran, Renovasi Kantor Kelurahan Duri Kosambi Asal Jadi, Kabag Tapem: Pemborong Harus Tanggung Jawab

oleh -
img 20230330 wa0133

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Menelan anggaran milyaran, renovasi Kantor Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat pengerjaannya asal jadi, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Rano Rahmat Efendi mengatakan, pihaknya akan terus mengingatkan pemborongnya harus bertanggung jawab.

“Kita ingatkan terus pemborong, supaya bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang dilakukan karena masih masuk jaminan pemeliharaan selama 6 bulan dari selesai pekerjaan dan masih menjadi tanggung jawab pelaksana apabila terjadi kerusakan,” kata Rano saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Jumat (31/3/2023).

Kabag juga menjelaskan, untuk jaminan pemeliharaan berakhir sampai Bulan Juni, setelah itu menjadi tanggung jawab kelurahan selaku pengguna. Apabila ada kekurangan dan kerusakan pada masa pemeliharaan harus sering – sering berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pemborong.

“Kalau ada kerusakan saya berharap kepada pihak kelurahan komunikasi dengan pihak pemborong apabila pihak pemborong tidak Meu mengerjakan, kita bantu untuk melakukan penegasan kepada pemborongnya,” tegasnya.

Sebelumnya gedung yang baru ditempati di pertengahan Februari tersebut, banyak dikeluhkan pegawai kelurahan karena jika terjadi hujan lebat air hujan tembus ke dalam ruangan.

Seperti pantauan Nasionalnews.di di lokasi tampak plafon lantai dua depan toilet sudah pada rusak akibat ada kebocoran dari lantai tiga. Juga tampak gedung yang baru dibangun, daknya belum di lapisin cat anti air, sehingga terjadi kebocoran di plafon lantai bawah, juga cat tembok yang banyak memudar.

Salah satu pegawai kantor kelurahan Duri Kosambi mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan kontraktor yang mengerjakan atau merenovasi kantor kelurahan tersebut.

“Seharusnya, setelah direnovasi setidaknya tidak terjadi keluhan.Ini malah didepan kamar mandi lantai satu terjadi kebocoran air dari lantai tiga, jadi plafon lantai dua rusak. Belum lagi catnya yang memudar, terus bangunan baru bocor karena dak atas tidak menggunakan cat anti air,” ungkapan.

Sementara, Lurah Duri Kosambi melalui Sekretaris Kelurahan (Sekel) Partiyo saat dikonfirmasi menjelaskan, bahwa setelah direnovasi memang ada beberapa titik yang terjadi kebocoran, dan itu sudah disampaikan ke pimpinan.

“Ada beberapa titik yang masih bocor, termasuk yang di depan toilet lantai dua, dan ada beberapa cat tembok yang memudar, dan kita sudah sampaikan ke pimpinan,” kata Partiyo, Kamis (30/3/2023).

(Budi Beler)

No More Posts Available.

No more pages to load.