NASIONALNEWS.ID TANGERANG – Atlet Kota Tangerang berhasil meraih dua emas di cabang olahraga (Cabor) Dayung dan Arum Jeram pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Banten. Cabor arung jeram kategori sprint dengan lima peserta dari kota dan kabupaten di Porprov Banten, Senin (21/11/2022).
Mukmin Kusnendar Ketua Federasi Arung Jeram Indonesias (FAJI) Kota Tangerang menjelaskan, seluruh peserta ikut bertanding, Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Serang.
Untuk Kabupaten Lebak meraih 3 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Kemudian, Kota Tangerang meraih 2 emas pada kategori Spring R6 perempuan dan R4 mix dan 2 perak pada sprint R4 putra dan sprint R4 putri.
“Alhamdulillah tadi dalam pelaksanaan tidak ada kendala berarti hanya saja angin terasa cukup kencang dari biasanya, tapi semua lancar,” ucapnya saat ditemui di lokasi, Senin (21/11/2022).
Mukmim melanjutkan, pada cabor arung jeram akan kembali mempertandingkan kategori head to head, slalom, dan down river race (DRR) pada Porprov VI Banten.
“Harapan kami setiap peserta dapat mempersiapkan diri sehingga dapat tampil dengan maksimal,” tutupnya.
Buah Jerih Payah Latihan, Tim Putri Arung Jeram Raih Emas
Tim putri cabang olahraga arung jeram Kota Tangerang berhasil meraih emas pada kategori sprint R6. Kemengangan Kota Tangerang dengan catatan 1 menit 32 detik, beda tiga detik dengan Kabupaten Lebak pada pertandingan di Porprov Banten 2022.
Kapten tim Rena Arsita (20) mengatakan raihan emas ini bukti hasil kerja keras latihan selama ini yang di bimbing oleh pelatih serta kegigihan para personel.
Selain itu, kemenangan ini diraih karena sungai Cisadane merupakan tempat latihan sehari-hari sehingga tidak asing lagi bagi Tim Putri Arung Jeram Kota Tangerang.
“Kami biasa latihan lima hari dalma seminggu, sehingga hafal betul medan disini dan Alhamdulillah kami berhasil meraih emas,” ujar Rena.
Sementara itu, Siska Fitria (19) menambahkan pada kategori sprin tim nya tidak menganggap remh setiap lawan dari kota atau kabupaten manapun. Semua lawan dianggap sama dan berpeluang menjadi juara.
“Satu kunci kemenangan lagi dan juga pesan dari pelatih kami yakni jangan anggap remeh setiap lawan, karena itu kami bekerja keras dan berjuang,” pungkasnya. (Yuyu)






