8 Mal Pelayanan Publik Akan Diresmikan, Kemenpan dan RB: Wujudkan Simpul Integrasi Pelayanan Publik Lintas Instansi

oleh -
img 20260609 wa0451

NASIONALNEWS.ID, Jakarta – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) akan meresmikan delapan Mal Pelayanan Publik (MPP) pada Senin (15/6/2026).

Pembukaan ini diharapkan untuk mewujudkan simpul integrasi pelayanan publik lintas instansi yang cepat, mudah, dan inklusif.

“Jumlah MPP yang akan terus bertambah ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi kementerian/lembaga dan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan MPP,” kata Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan dan RB, Otok Kuswandaru.

“Sejalan dengan perluasan jaringan layanan tersebut, pengembangan kemampuan SDM penyelenggara MPP juga menjadi prioritas guna mendukung terciptanya pengalaman layanan yang lebih efektif, responsif, dan inklusif.”

Peresmian ini akan menambah jumlah MPP yang telah terbentuk daru sebanyak 305 menjadi 313 Delapan MPP yang akan diresmikan diantaranya yaitu Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Karimun.

Kemudian, Kabupaten Bangka Selatan, ⁠Kabupaten Paser, dan Kabupaten Tanah Bumbu.

Selanjutnya, Kabupaten Kotabaru; Kabupaten Tana Toraja; dan ⁠Kabupaten Halmahera Selatan.

“Kompetensi sumber daya manusia (SDM) dalam operasional MPP juga terus ditingkatkan sebagai upaya dalam mendekatkan pelayanan yang tidak hanya teknis, tetapi juga memiliki sensitivitas dan pemahaman terhadap kelompok rentan,” ucapnya.

Rangkaian kegiatan bertajuk ‘Transformasi MPP sebagai Simpul Layanan Terintegrasi dan Inklusif’ juga akan menyelenggarakan seminar penguatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) operasional MPP pada sesi siang.

Langkah ini dilakukan melalui pelatihan sensitivitas penyelenggaraan pelayanan terhadap kelompok rentan.

Kegiatannya digelar untuk memperkuat pemahaman penyelenggara pelayanan publik.

Hal ini terutama pada frontliner dan pengelola MPP dalam menghadirkan pelayanan yang setara, adaptif, responsif, serta berorientasi pada kebutuhan seluruh lapisan masyarakat.

Berbagai narasumber ahli akan hadir dalam seminar tersebut yaitu Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Jawa Timur (Jatim), Tiat S. Suwardi.

Kemudian, Founder Literasi Inklusi Nusantara (Linktara), Ari Triono dan Executive Vice President PT BRI (Persero) Tbk, Ninis Indriswari.

Ketiga narasumber akan berbagi pengalaman dan memberikan pemahaman kepada para peserta dalam membangun pengalaman layanan bagi masyarakat yang responsif.

Selain itu juga humanis–mengayomi seluruh lapisan masyarakat, termasuk memberikan interaksi layanan yang ramah bagi kelompok rentan.

No More Posts Available.

No more pages to load.