Cegah Virus Corona, Bupati Lampung Timur Gelar Rakor

oleh -
Img 20200318 144341

NASIONALNEWS.ID, SUKADANA – Bupati Lampung Timur mengelar Rapat Kordinasi (Rakor), guna mencegah dan penanganan penyebaran virus corona ( Covid 19), di wilayah Kabupaten Lampung Timur, acara ini digelar di ruang rapat Dinas Kesehatan Lampung Timur, Senin (16/3/2020).

Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari mengatakan, sehubungan telah ditetapkan Virus Corona (Covid 19) sebagai bencana Nasional oleh Presiden Republik Indonesia, menghimbau masyarakat untuk tetap tenang, menjaga pola hidup sehat dan sementara untuk tidak berjabat tangan. Ia juga menjelaskan untuk sementara kegiatan yang mengumpulkan orang banyak ditunda pelaksanaannya.

“Saya tadi sudah menghimbau, kita sekarang menggunakan salam sehat dan tidak bersalaman yang menggunakan sentuhan tangan. Kita juga akan tunda dulu semua kegiatan-kegiatan ceremonial guna meminimalisir penyebaran Virus Corona,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Nanang menjelaskan, data terakhir yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, bahwa Lampung Timur memiliki daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) terbanyak kedua setelah Bandar Lampung.

“Sesuai dengan Press Release dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, bahwa kita ada ODP Keseluruhan yang ada di Lampung berjumlah 4822 orang, dengan rincian 2999 telah selesai pemantauan selama 14 hari dan dinyatakan sehat. Sedangkan untuk di Lampung Timur sendiri kita memiliki 368 orang dalam pemantauan dimana angka ini terbesar kedua setelah Bandar Lampung,” kata Nanang.

Lebih lanjut Nanang menjelaskan, terkait dengan pria berumur 38 tahun yang saat ini dalam proses pemantauan di RSUD Ahmad Yani kita belum bisa menyebutnya positif Covid 19 sebelum ada pernyataan resmi dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

Mengingat jumlah warga Indonesia yang terus meningkat jumlah positif terpapar virus Corona (Covid 19), dr.Nanang Saleh menghimbau kepada masyarakat untuk dapat melakukan germas secara individu di rumah dan tidak lagi melakukan jabat tangan.

“Yang paling utama adalah kita melakukan germas, bukan yang biasa kita lakukan di kerumunan orang. Tapi germas yang betul-betul dilaksanakan oleh setiap individu, dan membatasi setiap aktivitas tatap muka, tidak ada kegiatan-kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang dan tidak lagi berjabat tangan seperti yang sudah diterapkan dibandar lampung dan kota metro,” kata Nanang.

Acara ini juga dihadiri Kepala Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur Syahrudin Putera, Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Mashur Sampurna Jaya , Kepala Dinas Kesehatan, dr. Nanang Salman Saleh, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Mansur Syah, Kepala Dinas Sosial Darmuji, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Heri Alpasa, Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Sudarman, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Puji Riyanto, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Mohammad Ridwan, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja Budi Yull Hartono, Direktur RSUD Sukadana dr. Wayan Sapta, Kepala Bagian Hukum pada Sekretariat Daerah Lampung Timur Sudarli, Kepala Bagian Tata Pemerintahan pada Sekretariat Daerah Lampung Timur Syamsurijal dan Kepala Bagian Kerjasama pada Sekretariat Daerah Samin.

(Awi)