Perum Bulog Nabire Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Idul Fitri

oleh -
Camera720 20200516 201841

NASIONALNEWS.ID, NABIRE – Menjelang berakhirnya bulan Ramadhan dan menyambut hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah di tahun 2020, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Nabire memastikan untuk stok pangan, aman untuk 3 bulan kedepan.

“Stok beras saat ini di Perum Bulog Nabire sebanyak 1.800 ton disiapkan untuk wilayah Meepago, dengan jumlah ini sangat cukup untuk tiga bulan kedepan,” kata Kepala Perum Bulog Nabire, Riyadi Muslim saat ditemui wartawan NasionalNews.id di ruang kerjanya, Sabtu (16/5/2020).

Selain beras, Bulog juga memiliki stok gula sebanyak satu kontener yang baru masuk, saat ini masih dalam proses pembongkaran dimana gula tersebut dipersiapkan untuk bulan ramadhan dan hari raya Idul Fitri di tahun ini.

“Stok gula saat ini ada satu kontener dan baru masuk, gula ini disiapkan untuk menyambut Idul Fitri. Kami juga akan melakukam pemerataan stok di lapangan mengingat harga gula di pasaran saat ini naik,” tutur Riyadi.

“Gula ini akan didistribusikan untuk wilayah Meepago, tapi kami juga tidak bisa mengelontorkan secara deras kami harus rem-rem, kami akan jual di pasaran dengan harga 12 ribu per kilo tetapi masing-masing kios hanya bisa membeli 2 karung,” ungkapnya.

Sedangkan stok beras cadangan pemerintah dari Kementerian Sosial (Kemensos), Riyadi Muslim menerangkan bahwa, setiap kabupaten mendapatkan 100 ton per tahun.

“Untuk Nabire saat ini sudah mengambil 95 ton mereka mengambilnya secara cicil jadi sikitar 75 persen sudah keluar, Pemerintah menyisakan 5 ton yang belum diambil. Meskipun ada pembatasan waktu, tetapi kami diberikan waktu dari pemerintah untuk melakukan pembongkaran,” jelas Kepala Perum Bulog Nabire.

Menurutnya, selama proses pendistribusian tidak ada halangan, semua barang yang masuk juga dengan lancar, meskipun beberapa kabupaten di wilayah Meepago akses jalan di tutup. Sampai saat ini 5 Kabupaten sudah mengambil stok beras cadangan pemerintah seperti Kabupaten Nabire 95 ton, Intan Jaya 86 ton, Deiyai 99 ton, Paniai 99 ton dan Dogiyai 99 ton.

Riyadi menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menaati anjuran pemerintah penanganan pencegahan Covid-19 social distancing dan menerapkan gaya hidup sehat.

“Tetap di rumah, pakai masker saat bekerja, jaga jarak, dan Pemerintah juga bekerja dengan sistemnya agar pandemi Covid-19 bisa hilang, sehingga aktivitas bisa kembali normal kembali,” tutupnya. (YERI TARIMA).