NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Guna mengingatkan pentingnya Laporan Kekayaan Peyelenggaraan Negara (LHKPN), DPD Partai Berkarya Kota Tangerang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada Calegnya, di RM Hj Aten Sutan, Jalan Teuku Umar, Karawaci, Kota Tangerang, Selasa (22/3/2019).
Kegiatan Bimtek yang diikuti Caleg DPRD se Kota Tangerang itu, sebagai himbauan pentingnya tentang LHKPN bagi para Caleg dan DPD Partai Berkarya.
Ketua DPD Partai Berkarya Kota Tangerang, Oetama Iqbal mengatakan, penyerahan LHKPN adalah wajib. Namun, sikap abai para penyelnggara negara atas kewajiban itu merupakan persoalan serius.
“Itu adalah persoalan serius, harus segera menemukan strategi yang jelas untuk mengatasinya. Maka dalam Bimtek ini perlu disampaikan kepada para Caleg Partai Berkarya tetang pentingnya LHKPN,” terang Iqbal.

Iqbal menambahkan, penunaian kewajiban untuk menyampaikan LHKPN, sebagai bagian dari langkah menuju penyelenggara negara yang bebas korupsi, kolusi dan nepotisme dalam perkara menjaga integritas yang dipertaruhkan seorang penyelenggara negara.
“Kegiatan penyampaian Informasi LHKPN, merupakan inisiatif DPD Partai Berkarya Kota Tangerang yang merupakan kewajiban dalam menfasilitasi penyelenggaraan LHKPN. Terlebih para Caleg ini akan menjadi pejabat publik yang merupakan kewajiban mereka dalam melaksanakan LHKPN dan sebagai kebutuhan pendaftaran LHKPN dari 34 Caleg Partai Berkarya se Kota Tangerang,” paparnya.
Lebih dalam ia mengatakan, Partai Berkarya memiliki visi dan misi mensejahtrakan masyarakat Indonesia. Maka, sebagai calon penyelenggara negara ditekankan kewajibannya untuk melaporkan kekayaannya, seperti tercantum dalam Undang-undang No. 28 tahun 1999.
“Setelah penyuluhan ini para Caleg akan dilakukan pendaftaran secara online yang akan dibantu bagian IT DPD Partai Berkarya Kota Tangerang. Ini sebagai bentuk kepedulian DPD dan untuk menghindari terjadinya korupsi. Dengan pelaporan ini, semoga Caleg Partai Berkarya tidak tersangkut tindakan korupsi. Di Partai Berkarya tidak boleh ada yang menyalahgunakan uang negara,” tandasnya. (aput)











