NASIONALNEWS.ID, NABIRE – Wakil Ketua Satu Garda Indonesia Provinsi Papua, George Deda resmi melantik koordinator wilayah (Korwil) Garda Indonesia Meepago, Sabtu (13/4/2019)
Diawali dengan penyerahan Pataka oleh Wakil Ketua Satu kepada Korwil, kegiatan itu, tidak hanya melantik Korwil Meepago. Akan tetatpi juga melantik enam Dewan Perwakilan Cabang (DPC) yang terdiri dari Kabupaten Nabire, Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Diyai, Kabupaten Paniai, Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Mimika.
George mengatakan, bahwa dalam menentukan Korwil dan DPC dilakukan secara selektif oleh Dewan Pengurus Pusat Garda Indonesia.
“Terpilihlah Bapak Isaias Douw, dimana ia ditunjuk dan dipercayakan untuk memimpin Garda Indonesia wilayah Meepago, Papua,” terang George dalam sambutannya.
George menanbahkan, Garda Indonesia merupakan Organisasi kemasyarakatan yang didirikan sejak 2008 oleh Andi Samsudin, Luhut Binsar Panjaitan dan Iriana Joko Widodo.
“Organisasi kemasyarakatan yang bertanggung jawab serta mengawal seluruh kebijakan pemerintah pusat hingga ke daerah dalam bidang sosial kemasyarakatan dan pembangunan infrastruktur. Dalam gmewujudkan sila ke lima yakni keadilan bagi seluruh rakyat indonesia, dan untuk itulah Garda hadir,” paparnya
Lebih dalam ia mengatakan, ada dua agenda Garda Indonesia, pertama Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif, Kedua agenda pememakaran Provinsi Papua Tengah.
“Ini sudah dijanjikan oleh Presiden Jokowi, dimana dua agenda utama ini harus kita amankan, Garda Indonesia harus berdiri paling depan untuk mengamankan kedua agenda ini,” ungkapnya
Sementara, Ketua Korwil Meepago Garda Indonesia Isaias Douw mengatakan, bahwa dulu pihaknya tidak mengenal Capres 01, namun tetap mendukung.
“Dulunya kami tidak kenal tetapi kami dukung apalagi sekarang kami sudah kenal, oleh sebab itu saya minta kita semua kerja,” tegas Isaias.
Dirinya ingin Daerahnya maju seperti Kabupaten lain di luar Papua. Akhirnya setelah Jokowi datang ke Wilayah Timur khususnya Kabupaten Nabire membawa bukti nyata.
“Jokowi membangun Pelabuhan Nabire, RSUD Nabire, bahkan saat ini akan ada dua agenda besar di Wilayah Meepago Papua yakni pembangunan Bandara di Wilayah Meepago dan Pemekaran Provinsi Papua Tengah,” ungkap Isaias.
Isaias bahkan dengan tegas menyampaikan, bahwa pihaknya, khususnya wilayah Meepago sudah bulat memilih Jokowo, pada Pemilu 2019.
“Bukan karena organisasi, tetapi hal ini sudah lama, karena sudah dirasakan oleh masyarakat. Nabire merupakan pintu masuk beberapa wilayah di Meepago maka mari kita kerja kerja dan kerja agar semuanya berhasil,” tandas Isaias. (yeri tarima/04)











