4 Liter Sabu Cair Jaringan Mexico-Jakarta Diungkap Polisi

oleh -
Sabu Cair Jaringan Mexico-Jakarta

NASIONALNEWS.ID KOTA TANGERANG – Unit 2 Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Metro Tangerang Kota berhasil mengungkap peredaran Narkotika jenis sabu cair jaringan Mexico-Jakarta di Cengkareng Jakarta Barat.

 

Sabu dalam bentuk cair ditemukan polisi sebanyak 12 botol dengan total 4.000 ml (4 liter). Diketahui jika telah dicampur dengan bahan lain hingga menjadi kristal seberat 16 kilogram sabu.

 

Hal tersebut diungkapkan Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan didampingi Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Komarudin dan Kasatnarkoba AKBP Pratomo Widodo saat konferensi pers di aula Mapolres, Selasa (25/1) Sore.

 

“Dalam pengungkapan ini, satu tersangka berinisial RK (28) diamankan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, barang bukti tersebut dikirim dari Negara Mexico melalui jasa pengiriman Internasional inisial FX melalui Bandara Soekarno Hatta dengan tujuan Cengkareng Jakarta untuk diproses selanjutnya diedarkan,” ujar Zulpan.

 

Pengungkapan tersebut lanjut Kabidhumas, berawal dari informasi masyarakat di daerah Pondok Jaya Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten. Kemudian dilakukan observasi dan penyelidikan oleh anggota Unit II Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota selama kurang lebih 1 minggu terhadap Target Operasi (TO) hingga akhirnya dilakukan penangkapan.

 

“Setelah dilakukan observasi oleh anggota, kepada tersangka kemudian dilakukan pembuntutan dan penangkapan terhadap RK di wilayah Cengkareng Jakarta Barat,” bebernya.

 

Selanjutnya terang Zulpan, saat penangkapan pada hari Senin, 17 Januari 2022 lalu, dari tersangka RK didapati barang bukti sebanyak 12 Botol sabu cair, yakni 8 botol berisi Methamphetamine serta 4 botol lainnya berisi cairan kimia (tidak mengandung Methamphetamine).

 

“Ada 8 botol yang mengandung Methamphetamine, dimana setelah di padatkan menggunakan alkohol, ethanol dan bahan kimia menjadi kristal menjadi 16 kg sabu siap edar,” tegasnya.

 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana  paling singkat 6 tahun penjara atau paling lama 20 tahun penjara dan atau seumur hidup dan atau hukuman mati. (Wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.