NASIONALNEWS.ID, TANGERANG SELATAN – Rencana aksi mahasiswa di Kejaksaan negeri Kota Tangerang selatan (Tangsel) soal dugaan kongkalingkong BAPENDA dan pelaku usaha batal di laksanakan , Kejaksaan Negeri Kota Tangerang selatan mengaku belum mendapat laporan dan tidak mengetahui rencana aksi tersebut , Kamis (28/8/2022).
Sahrul salah satu mahasiswa saat dikonfirmasi soal rencana aksi di Kejari apakah jadi atau tidak menyebut akan menginformasikan kembali jika akan diadakan aksi kembali
“Siap bang, tar saya kabarin info selanjutnya bang,” kata Sahrul melalui pesan What’s app, Senin (25/9/2023).
Hasbullah Kepala seksi Intel Kejaksaan negeri Kota Tangsel mengaku belum menerima berkas apapun soal dugaan adanya kongkalingkong antara BAPENDA dan pelaku usaha.
“Kami belum menerima apapun disini informasi ataupun pelaporan,” katanya, Senin (25/92023).
Namun Hasbullah mengakui mengetahui adanya aksi mahasiswa di BAPENDA tetapi tidak mengetahui secara rinci persoalan yang menjadi tuntutan karena banyaknya kasus yang masuk di kejaksaan
“Sempat dengar sih, kasus yang masuk ke kita kan banyak,” ujarnya.
Sebelumnya beredar informasi akan adanya aksi yang akan dilaksanakan di Kejaksaan Negeri Kota Tangsel pada Senin pukul 2 siang dari Gerakan Mahasiswa Indonesia (GMI) kota Tangsel untuk meminta Kejari turun tangan mengusut kasus dugaan kongkalingkong tersebut, namun pihak kejaksaan saat di konfirmasi secara doorstop kepada kepala Kejari Tangsel usai reeles Restoratif justice kasus pencurian HP ,Kepala Kejari melempar kepada Kasi Intel. Dan kasi Intel mengaku tidak mengetahui soal rencana aksi tersebut.
(Yuyu)






