Diduga Ditunggangi, Lurah Nambo Jaya Bubarkan Massa Secara Arogan

oleh -
Lurah Nambo Jaya Samsu Rais

NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Diduga ditunggangi oknum, Lurah Nambo Jaya Samsu Rais bubarkan kerumunan masa di tempat sentral makan dan jajanan Foodcourt Arum yang berada di Perumahan Pondok Arum Kelurahan Nambo Jaya, Karawaci Kota Tangerang, secara arogan, Sabtu (8/8/2020) malam.

Pasalnya, kegiatan Usaha Mikro Kecil Menengah yang dikelola dan dimanfaatkan warga sekitar, tanpa ada sosialisasi pembinaan berupa teguran persuasif langsung dibubarkan paksa, pada saat pelaksanaan grand opening serta pengunjung sedang ramai menyantap makanan.

Salahsatu pengunjung yang tidak berkenan menyebutkan identitas aslinya tersebut mengatakan, bahwa pembubaran paksa non toleransi itu dirasakannya pada saat dirinya sedang menyantap hidangan yang sudah dipesan.

Dirinya juga mengatakan bahwa, merasa panik dengan kedatangan seseorang yang mengaku lurah setempat bersama pihak kepolisan dan beberapa orang yang langsung meminta membubarkan diri dari tempat tersebut yang dianggap ramai berkerumun dengan alasan tidak berizin melakukan kegiatan dimasa pandemi covid-19.

“Saya panik banget pak, tiba-tiba datang pihak berwajib meminta bubar padahal saya sedang makan, dan saya nilai itu kurang beretika juga arogan,” ungkapnya.

Pembubaran Foodcourt Arum

Kegiatan yang dinilai arogan menurutnya, seharusnya pihak terkait, dalam pelaksanaan harus dilakukan secara humanis dan tidak memaksa serta memberikan waktu kepada para pengunjung untuk menghabiskan makanan yang sudah dipesan.

“Saya baru aja makan, tapi tetap aja disuruh bubar sama pengunjung lainnya. Ya…terpaksa makanan yang belum abis saya makan saya tinggalin, padahal saya masih lapar. Alasannya sih, masih masa PSBB, jadi walaupun saya masih lapar terpaksa saya pergi,” terangnya.

Kegiatan pembubaran yang dilakukan, diduga syarat ditunggangi kepentingan oknum. Hal tersebut diungkapkan Lurah Nambo Jaya Samsu Rais, mengungkapkan adanya laporan warga yang di sampaikan oknum Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) yang di sampaikan kepada dirinya.

“Saya baru dapat laporan dari Ketua LPM, bahwa ada kegiatan pembukaan rumah makan bisa bantu arahkan anggota piket untuk mantau atau di bubarkan lokasi depan pos satpam Pondok Arum,” ungkapnya, melalui pesan singkat whatsapp.(Ateng)