Dokter Umum: Terdapat Luka Trauma Tumpul Pada Jam 9, 6, dan 3 di Miss V anak TR

oleh -
ilustrasi dokter

NASIONALNEWS.ID,CILACAP-Dua tahun sudah berita-berita berseliweran tentang dua anak balita jadi korban predator  baik di media online  maupun media sosial yang meminta tolong kepada Jendral Listyo Sigit Prabowo selaku pimpinan tertinggi POLRI, namun terkesan ada yang ganjil pada peristiwa tersebut salah satunya adalah pemeriksaan dokter di RSUD Cilacap dengan bukti fotocoy  RM 030.1 REV IV 2020, oleh dr. Frianton TS., Sp.OG.K tertanggal 21 Februari  2022 sedangkan peristiwa pecabulan pertama tertera di Surat Tanda Terima  Pengaduan Polisi  No. STTPP/ 21/ I/2022 diterangkan pada 03 Agustus 2021 ZI (saat itu usia 3 tahun) dicabuli oleh TR (saat itu 35 tahun) dan ZO dicabuli oleh AG (saat itu usia 15 tahun) dan pada Surat Tanda Terima Lapor Polisi nomor: STTP / 461/ XII/ 2022 / SPKT / Polresta Cilacap dengan terlapor AZ (saat ini 34 th) menstubuhi korban dikamar terlapor pada 10 Desember 2022. Dari berkas yang dikumpulkan oleh NASIONALNEWS.ID terdapat rentan waktu 7 bulan kemudian dilakukanya pemeriksaan kepada korban oleh dokter, dari peristiwa cabul yang pertama.

Berbeda dengan peristiwa cabul kali ini yang terjadi pada hari Jumat sore sekira Pukul 17.00 s/d 17.30 tanggal 26 April 2024, dengan korban yang sama dibawa oleh ibunya dipriksakan secara mandiri lantaran terus menerus mengeluh sakit dibagian vitalnya, Jumat  03 Mei 2024 dimana masih tertera luka bekas robek didalamnya pada jam 3, jam 6, dan jam 9.

 

Dokter pemeriksa mengatakan, Itu kondisi di bagian kemaluan anak TR memang ada luka bekas trauma dan mungkin trauma tumpul, namun Saya tidak bisa mastiin kapan terjadinya tapi yang jelas luka benda tumpul itu mas, pas datang ke Saya sebenarnya sudah mulai penyembuhan, Saya sendiri melihatnya tidak normal itu, untuk anak umur 5 tahun seperti itu, untuk kepastianya itu harus dirujuk ke dokter spesialis kandungan.

Dokter juga menyarankan kepada Ibu korban atau awak media  untuk membantu melaporkan ke Polisi jadi ada dasar Hukumnya. 05/05/2024

“Saya sudah sarankan ibu TR untuk segera melapor ke Polisi supaya ada dasar hukum supaya bisa dilakukan Visum, itu bahayanya kan pelakunya satu rumah menurut keterangan Ibunya ” ujar dokter W via telpon

TR sempat mengalami kendala baik saat melakukan pelaporan maupun saat memeriksakan anaknya.

Berita sebelumnya link dibawah https://www.nasionalnews.id/hukum/niat-lapor-ditolak-polresta-cilacap-korban-predator-anak-pulang-jalan-kaki/

“Sebenarnya mau priksa hari rabunya pas tanggal 1 tapi tanggal merah takutnya libur, jadi tanggal 03 Mei Saya baru priksa anakku ke Dokter, aku khawatir sekali melihat ada lukanya didalam takutnya AIDS, tapi alhamdulillah kata dokter memang bekas luka robek,” Ujar TR kepada Media 03/04/2024

“Saya tempuh jalan kaki dari rumah sampai ke tempat dokter, motor dibawa suami kerja saya tetap perjuangkan meskipun saya miskin tidak mampu membayar Polisi masih ada Alloh yang sayang sama anak-anak Saya dan Saya yakin sekali anaku akan medapat keadilan meskipun mereka menuduh aku gila,” Ucap TR

TR dan dua putrinya saat meminta bantuan LSM HARIMAU

“Berkali-kali anaku dapat perlakuan cabul tapi pelakunya tetap bebas tidak dihukum, bukti sudah ada tisu yang buat ngelapin Air Sp**** di bagian vital anaku pun sudah saya simpan baik-baik untuk diserahkan Polisi,” ucap TR penuh kesabaran, 07 Mei 2024 di Kantor DPC LSM HARIMAU Banyumas

IMAM S

No More Posts Available.

No more pages to load.