Jemaah Umrah Asal DIY Tunggu Keberangkatan, DPD Amphuri Pastikan Jadwal Tetap Aman

oleh -
oleh
img 20260306 214948

NASIONALNEWS.id YOGYAKARTA Di tengah dinamika konflik di Timur Tengah dan imbauan penundaan dari pemerintah, para jemaah DIY justru menunjukkan ketenangan dan komitmen kuat untuk tetap berangkat.

Ketua DPD Amphuri DIY, Adam Basyori, memastikan hingga Selasa (3/3/2026) belum ada satu pun jemaah umrah asal DIY yang membatalkan keberangkatannya.

Ia menegaskan seluruh jadwal penerbangan dan rangkaian ibadah masih berjalan sesuai rencana yang telah disusun jauh hari.

Lonjakan Jemaah Umrah DIY Terjadi di Akhir Ramadan
Adam Basyori mengungkapkan, peningkatan jumlah jemaah umrah memang lazim terjadi menjelang akhir Ramadan. Ia menyebut mayoritas jamaah dijadwalkan terbang pada pekan depan.

“Peningkatan jamaah umrah memang terjadi di akhir Ramadan. Mereka akan terbang sekitar pekan depan. Sampai saat ini tidak ada penundaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan sebagian besar jemaah yang berangkat pada periode ini bukanlah jemaah pertama kali. Banyak di antara mereka sudah pernah melaksanakan umrah sebelumnya, sehingga memahami kondisi dan situasi di Arab Saudi.

Faktor pengalaman tersebut, menurutnya, membuat para jemaah lebih tenang dan tidak mudah terpengaruh isu yang berkembang.

Adam menegaskan para jemaah tidak menunjukkan kekhawatiran berlebihan terhadap konflik yang terjadi di sejumlah wilayah Timur Tengah. Ia menilai masyarakat sudah mampu memilah informasi dan melihat kondisi riil di lapangan.

Ia bahkan membandingkan dengan pengalamannya saat berkunjung ke kawasan Al-Aqsa ketika terjadi ketegangan di jalur Gaza. Saat itu, aktivitas perjalanan tetap berjalan normal.

Sebelumnya, sejumlah penerbangan yang transit di Uni Emirat Arab sempat mengalami penundaan. Namun kini, kondisi tersebut telah kembali normal.

Adam memastikan gangguan teknis tersebut tidak lagi memengaruhi jadwal keberangkatan jamaah umrah asal DIY. Ia juga menekankan bahwa pemerintah Arab Saudi telah memberikan jaminan keamanan dan keselamatan bagi seluruh jemaah.

“Semua sudah aman. Pemerintah Saudi sendiri menjamin keamanan. Yang sempat tertahan itu karena penerbangan transit di Uni Emirat. Insyaallah sejauh ini masih aman,” jelasnya.

Ia menyampaikan maskapai dan pihak hotel tetap menjalankan komitmen layanan sesuai kontrak. Adam mengingatkan bahwa pembatalan keberangkatan justru berisiko lebih besar bagi jamaah.

Di tengah berbagai dinamika global, jemaah umrah asal DIY tetap menunjukkan optimisme. Mereka mempersiapkan diri menyambut ibadah di Tanah Suci dengan penuh harap, terutama karena momentum akhir Ramadan memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi.

Adam menegaskan seluruh pihak terus memantau perkembangan situasi internasional. Ia juga memastikan komunikasi dengan mitra di Arab Saudi berjalan intensif dan transparan.

Hingga awal Maret 2026, tidak ada pembatalan, tidak ada penundaan, dan tidak ada kepanikan. Jemaah umrah DIY tetap melangkah menuju Tanah Suci dengan keyakinan bahwa keselamatan dan keamanan tetap menjadi prioritas utama.

Berdasarkan informasi per 6 Maret 2026, jamaah umroh dari Jogja (YIA) tetap diberangkatkan dengan beberapa opsi paket, seperti Umroh Plus Turki, meskipun terdapat himbauan untuk waspada terkait situasi keamanan di Timur Tengah.

(Ridar/*)

No More Posts Available.

No more pages to load.