Kapolres Nabire: Situasi Kamtibmas Pasca Pilkada di Nabire Aman dan Kondusif

oleh -
Img 20201215 155230

NASIONALNEWS.ID, NABIRE – Kapala Kepolisian Resor (Kapolres) Nabire, AKBP Kariawan Barus, memastikan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Nabire pasca Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serta menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru masih aman dan kondusif.

“Semua ini tidak terlepas dari peran serta masyarakat, Paslon dan seluruh pihak dalam mengamankan jalannya Pilkada pada Rabu 9 Desember 2020,” kata Kapolres Nabire, AKBP Kariawan Barus saat ditemui di Subsektor Kawasan Bandar Udara Nabire, Selasa (15/12/2020).

Pasca pemungutan suara dan sekarang memasuki masa pleno di tingkat Distrik dan kedepannya akan menghadapi pleno di tingkat kabupaten. Kariawan menghimbau kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif.

“Bagi masyarakat yang sudah memberikan hak suara pilihnya silahkan tunggu hasilnya di rumah mengingat situasi sekarang masih dalam masa Pandemi Covid-19. Apapun hasilnya itu merupakan kewenangan dari lembaga yang ada seperti penyelenggara pemilu maupun pengawas pemil,” tuturnya.

Img 20201215 Wa0040

Lanjut dia, “Apabila masing-masing pihak merasa ada yang dilanggar maka kami menyampaikan untuk melalui prosedur sesuai aturan yang ada baik itu melalui jalur hukum maupun administrasi berdasarkan peraturan perundang-undangan,” ucapnya.

Menurut Kariawan, bahwa Pemilukada adalah untuk menciptakan pemimpin yang dapat membangun Nabire, sehingga dirinya meminta kepada para Paslon untuk tetap mengendalikan pendukungnya supaya bisa menjaga Nabire tetap aman untuk bisa melanjutkan pembangunan kedepan.

“Apa artinya memimpin kalau dengan berdarah-darah, mari bersama-sama mengendalikan diri jika ada hal-hal yang diluar aturan silahkan mengadukan atau melaporkan ke pihak berwenang,” tegasnya.

Saat disinggung adanya potensi pengarahan massa, Kariawan membenarkan adanya pengarahan massa yang dapat menimbulkan persepsi yang berbeda.

“Pengarahan massa bisa saja ada orang yang terganggu jika ada pengarahan massa. Kemudian, adanya potensi antara massa bertemu dikarenakan adanya perbedaan akan menimbulkan masalah baru,” ujarnya.

Oleh karena itu, Kepolisian tidak menginginkan hal itu terjadi sehingga pihaknya melakukan pencegahan serta terus menghimbau supaya masing-masing Paslon menahan diri untuk tidak mengarahkan massa.

“Langkah untuk mengantisipasi potensi pengarahan massa kami sudah melakukan pengamanan, penjagaan, dan tidak terlepas untuk menghimbau untuk tidak melakukan mobilisasi massa.
Memang kegiatan tidak dilarang dalam menyampaikan aspirasi namun ada ketentuan seperti pemberitahuan kepada aparat yang berwenang begitu juga dalam hal menjaga protokol kesehatan,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Kariawan berpesan agar semua saling menghargai bahwa saat kita memasuki perayaan Natal dan Tahun Baru, dimana umat Nasrani sedang mempersiapkan diri menyambut kelahiran Sang Juru Selamat.

“Selama ini Nabire adalah daerah aman dan damai mari kita pelihara supaya ini semua menjadi kepentingan kita kedepan,” tutup Kapolres Nabire, AKBP Kariawan Barus. (YERI)