Kerukunan BP-KKBJ di Nabire Gelar Musda ke-1

oleh -
Img 20201204 154934

NASIONALNEWS.ID, NABIRE – Badan Pengurus Kerukunan Keluarga Besar Jayapura (BP-KKBJ) di Kabupaten Nabire menggelar Musyawara Daerah (Musda) ke-1 yang dilaksanakan di Aula Gereja Injili Di Indonesia (GIDI), Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Oyehe, Jumat (4/12/2020).

Kegiatan Musda ke-1 KKBJ di Nabire mengusung tema “Menjalin Kekerabatan Menuju Persatuan” ini, membahas tentang keberlangsungan kerukunan komisi dan legalitas kerukunan agar di daftarkan ke Kesbangpol. Bahkan dalam musda tersebut PB-KKBJ resmi berganti nama menjadi Ikatan Kerukunan Masyarakat Adat Tabi (IKMAT).

Ketua Panitia Musda, Drs. Yustus Paisey, MM mengatakan tujuan diadakan musda adalah konsolidasi organisasi IKMAT di Kabupaten Nabire.

“Konsolidasi ini meliputi organisasi, pendidikan, keuangan, ekonomi, kesehatan dan pemberdayaan wanita,” ucapnya.

Dikatakan Yustus, Ikatan Kerukunan Masyarakat Adat Tabi di Nabire cukup banyak dan biasa disebut mamberamo tami.

“Dari mamberamo sampai ke tami merupakan jumlah yang sangat besar sehingga perlu ada satu wadah untuk menampung aspirasi masyarakat,” terangnya.

Img 20201204 180323Ketua IKMAT, Thomas Hamadi, S.IP menyampaikan bahwa kedepan kerukunan harus mengikuti mekanisme yang ada di Pemerintah sehingga ada pengesahan secara legitimasi mempunyai kekuatan hukum terdaftar di Kesbangpol.

“Kerukunan ini akan menjadi badan hukum yang kedepannya akan bermitra dengan Pemerintah. Oleh karena itu, selama menjabat pelaksana tugas ketua umum, banyak hal yang telah saya lakukan seperti menjaga kerukunan ini tetap solid, aman, tenang dan mengakomodir semua kebutuhan kepentingan kerukunan,” tandasnya.

Thomas berharap kedepan pengurus yang terpilih dapat memberikan perhatian yang sepenuhnya dalam mengayomi, mengakomodir semua kebutuhan yang ada dalam organisasi ini.

“Pengurus bertanggung jawab atas program yang telah diputuskan atau semua yang telah dibicarakan di dalam komisi yang dituangkan dalam program kerja harus dilaksanakan karena itu yang dimintakan oleh forum yang mewakili masyarakat kerukunan,” tegasnya.

Perlu diketahui, usai gelaran sidang pleno musda ke-1 dilanjutkan dengan pemilihan ketua IKMAT periode 2020-2025 yang diikuti tiga orang calon tersebut, akhirnya Thomas Hmado, S.IP terpilih kembali menjadi ketua IKMAT yang sebelumnya menjabat ketua BP-KKBJ yang sekarang sudah diganti menjadi IKMAT.

Musda ke-1 tersebut dikuti sebanyak 98 peserta yang terdiri dari peserta yang memiliki hak suara yakni 15 orang utusan Distrik, 1 orang utusan perempuan, 1 orang utusan TNI, 1 orang utusan Polri, 1 orang Badan Pengurus, 1 orang tua-tua. Sedangkan peserta yang tidak memiliki hak suara yakni undangan 15 orang, Panitia 41 orang, dan Peninjau 21 orang. (YT).

No More Posts Available.

No more pages to load.