KSBB Karang Tengah Bakal Gelar Festival Kampung Betawi

oleh -578 views
Festival Kampung Betawi
Foto: ist/pamplet

NASIONALNEW.ID, KOTA TANGERANG – Komunitas Seni Budaya Betawi (KSBB) akan kembali menggelar Festival Kampung Betawi, di halaman parkir CBD Ciledug, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.

Acara yang kabarnya akan digelar selama tiga hari, mulai 30 Agustus 2019 hingga 1 Oktober 2019 ini, merupakan langkah lanjutan persemian Rumah Budaya oleh Kadis Budpar Kota Tangerang, Raden Rina Hernaningsih beberapa pekan lalu.

Ketua Umum KSBB Kecamatan Karang Tengah, Erix Nurdiansyah menegaskan, pagelaran Festival Kampung Betawi merupakan langkah lanjutan dari peresmian Rumah Budaya yang dilakukan oleh Kadis Budpar Kota Tangerang.

“Ini merupakan tindaklanjut peresmian Rumah Budaya, agar kebudayaan lokal, khususnya kebudayaan Betawi tidak hilang tergerus oleh budaya-budaya dari luar. Maka kebudayaan itu harus terus dilestarikan melalui festival atau pertunjukan bernuansa Betawi,” terang Erix, Minggu (25/8/2019).

Bahkan Erix juga mengatakan, Festival Kampung Betawi yang akan digelar nanti merupakan festival yang kedua, dengan menampilkan Marawis, Golok Freestyle, Band Betawi, Tari Betawi, Mewarnai, Lenong Betawi, Komidi Puter, Gamang Kromong, Palang Pintu dan Silaturahmi Silat Betawi.

“Acara kedua ini tidak jauh berbeda dengan festival tahun lalu. Kita tetap menghadirkan nuansa yang kental akan Betawi. Namun kali ini lebih banyak dari tahun lalu,” jelasnya.

Erix menambahkan, bahwa pada festival itu akan disediakan puluhan stan bazar untuk para pelaku UKM dari dalam kota dan luar Kota Tangerang, namu akan terpisah antar UKM Betawi dan umum.

“Ada ratusan stan bazar untuk khusus Betawi dan umum. Selain itu nantiya ada artis Betawi juga, yaitu Bang Azis Gagap untuk memeriahkan festival tersebut,” ungkapnya.

Dirinya berharap pada pagelaran Festival Kampung Betawi yang akan datang dapat berjalan lancar dan meriah, juga dapat membuat melek masyarakat dengan kebudayaan Betawi.

“Semoga sukses, lancar dan juga meriah. Tetapi yang terpenting masyarakat bisa melek dengan kebudayaan Betawi dan terus dapat melestarikannya sampai akhir hayat,” tandasnya. (aput)