Nasionalnews.id.Tangerang – Sempat viral video warga Kampung Lemo Rt 05/02, Desa Lemo, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, yang menutup akses jalan tetangganya dengan dinding tembok. Namun saat ini kedua belah pihak sudah berdamai dan dinding temboknya sudah dihancurkan, akses jalan sudah bisa dilalui seperti biasa.
Saat dikonfirmasi wartawan, Kepala Desa Lemo, Satria mengaku mengambil langkah gerak cepat membongkar tembok yang menutup akses masuk ke rumah warganya. Satri menyebut kedua warganya yang bertikai sudah berdamai saling memaafkan, dan akses jalan sudah bisa dilalui seperti biasa.
Tindakan tersebut diambil sebagai upayanya untuk mencegah potensi konflik berkepanjangan di antara warga. Selain itu, Tembok yang dibangun oleh salah satu warga tersebut, jika tidak segera dibongkar dikhawatirkan akan menimbulkan ketegangan di antara warga nantinya.
Kepala Desa Lemo, Satria menjelaskan, bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmennya untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan saling menghormati antarwarga. Dengan membongkar tembok tersebut, diharapkan komunikasi dan interaksi antar tetangga dapat terjalin kembali, serta mengurangi kemungkinan terjadinya perselisihan di masa depan.
“Sudah saya bongkar temboknya bang (Kades menyebut wartawan). Insha Allah akses jalan akan tetap ada lagi,” kata Kepala Desa Lemo, Satria.
Tak hanya itu, Satria juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga kerukunan dan saling menghargai hak satu sama lain. Kegiatan ini mendapat dukungan positif dari masyarakat, yang menyadari pentingnya aksesibilitas dan hubungan baik antar tetangga. Satria juga berharap, dengan langkah ini, ke depan masyarakat dapat bisa menyelesaikan masalah secara damai dan konstruktif.
“Alhamdulillah keduanya sudah berjabat tangan dan saling memafkan,” pungkasnya.
Diketahui, dalam proses musyawarah yang dilakukan oleh Kepala Desa Lemo tersebut, turut hadir Binamas, Babinsa serta Kanit Intelkam Polsek Teluknaga. (ig/rls)





