Proyek Penahan Tanah Milik PU SDA Lamongan di Desa Sumberejo Diduga Gagal Perencanaan

oleh -
img 20230920 wa0139

NASIONALNEWS.ID, LAMONGAN – Diduga gagal perencaan, konstruksi bangunan tembok penahan tanah atau plengsengan irigasi pengairan, belum ada seumur Jagung sudah rusak alias retak – retak.

Dari pantauan media Nasionalnews.id, proyek yang berlokasi di Desa Sumberejo Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur tersebut beberapa titik mengalami keretakan.

Padahal, pengerjaan konstruksi tersebut baru dilaksanakan mulai tanggal dan bulan : 16 Juni 2023 s/d 13 September 2023, sudah mengalami kerusakan di beberapa bagian ada yang retak retak.

Perlu diketahui, Proyek Peningkatan Jaringan Irigasi milik PU SDA di Desa Sumberejo, Kecamatan Pucuk, senilai Rp. 189.534.000,00 dari sumber dana ABPD Kabupaten Lamongan tahun 2023. yang dikerjakan oleh CV. Sekar Arum.

Menurut sumber mengatakan, proyek tersebut milik salah satu oknum anggota DPR Kabupaten Lamongan, yang berdomisili di Kecamatan Sugio.

“Itu proyek kita dikasih sama Dewan, dan yang mengerjakan sana semua. Desa hanya dapat manfaat fisiknya aja,” tutur Sumber ke wartawan nasionalnews.id.

Sementara, Kadis PU SDA Kabupaten Lamongan Gunadi, selaku Pengguna Anggaran (PA) Proyek Peningkatan Jaringan Irigasi tersebut, saat dikonfirmasi siapa PPK atau pengawas kegiatan, beliau mengarahkan untuk menghubungi ke bagiannya.

“Sabar kak, nanti tsk kabari, silahkan hubungi pak Lutfi saja mas,” jawab Kadis, Selasa (19/9/2023).

Di lain waktu, Lutfi saat dikonfirmasi dan langsung merespon, ia mengatakan, pak kadis telah menghubungi dan untuk proyek tersebut akan diperbaiki dikarenakan masih dalam perawatan.

“Ya barusan dihubungi ama pak kadis, biar diperbaiki mas, masih masih proses pekerjaan,” kata Lutfi. ke nasionalnews.id melalui Chat pada hari Selasa (19/9/2023).

(Shollichan)

No More Posts Available.

No more pages to load.