Ratusan Pencaker di Nabire Tolak Hasil Tes CPNS Formasi 2018

oleh -
Camera720 20200825 221927

NASIONALNEWS.ID, NABIRE – Ratusan Pencari Kerja (Pencaker) menggelar aksi demo di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nabire menolak hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2018 karena tidak terpenuhinya kuota 80 persen Orang Asli Papua (OAP) dan meminta nilai tes peserta diperlihatkan, Selasa (25/8/2020).

Koordinator Lapangan (Korlap), Alnorda Kawer mengatakan, bahwa setelah pengumuman itu keluar ada sekitar 46 persen Non Papua berbanding dengan 54 persen OAP, kuota tersebut tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

“Untuk itu kami Pencaker meminta Nilai hasil seleksi yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) di perlihatkan agar kami bisa melihat kemampuan kami apakah nilai kami di bawah standar ataukah ada permainan di dalam penguman hasil CPNS,” katanya.

Dikatakan Alnorda, jika nantinya nilainya dibawa standar maka dirinya bersama pencaker sepakat dengan hasil pengumuman.

“Kalau nilai kami tidak mencukupi untuk dinyatakan lulus maka kami sepakat dengan teman-teman untuk terima hasil pengumuman itu,” tuturnya.

Camera720 20200825 221949Dirinya minta kepada DPRD Nabire untuk membentuk Pansus guna mengusut tuntas apakah ada permainan dalam pengumuman hasil CPNS formasi 2018.

“Jika tidak di bentuk Pansus maka aksi demo hari ini di anggap remeh untuk itu kami berharap anggota DPRD serius tanggapi hal ini dan kami lakukan aksi ini meminta kebenaran,” tegas Alnardo.

Di tempat yang sama, salah satu anggota DPRD Nabire, Udin Mardin menyampaikan, bahwa untuk segala persoalan yang terjadi di Nabire merupakan tanggung jawab kita bersama.

“Saya akan meminta kepada pimpinan DPRD Nabire untuk mengeluarkan rekomendasi menghentikan proses pemberkasan CPNS yang dinyatakan lulus,” ucapnya.

Bahkan, “setelah rekomendasi itu keluar kemudian Panitia Kerja (Panja) bergerak untuk memanggil pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Nabire dan semua oknum-oknum terkait, jika ada indikasi kriminal di dalamnya maka kita pidanakan” beber Udin.

Udin mengapresiasi kehadiran Pencaker di DPRD untuk menyampaikan aspirasinya, “biarkan kami bekerja dengan cara kami serta berikan doa ke kami untuk bekerja agar segala kecurangan terkait hasil CPNS 2018 ini bisa kita bongkar bersama,” tutupnya. (TRM).

No More Posts Available.

No more pages to load.