Yogyakarta Berduka: KH Muhammad Jazir Asp, Tokoh Sentral Masjid Jogokariyan, Berpulang

oleh -
alm uztadz muhammad jazir
alm uztadz muhammad jazir
NASIOANLNEWS.id,YOGYAKARTA—Kabar duka menyelimuti umat Islam dan warga Pergerakan Muhammadiyah Yogyakarta, khususnya jamaah Masjid Jogokariyan. Ustaz Muhammad Jazir Asp, Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan, telah wafat pada hari Senin, 22 Desember 2025, pagi ini di RS PKU Yogyakarta pada usia 63 tahun.
Kepergian Ustadz Muhammad Jazir menyisakan duka mendalam bagi keluarga, santri, jamaah, serta masyarakat luas yang mengenal beliau sebagai sosok ulama yang sederhana, istikamah, dan penuh dedikasi dalam berdakwah serta melayani umat. Almarhum dikenal luas sebagai salah satu tokoh sentral di Masjid Jogokariyan, yang di bawah bimbingannya telah menjadi ikon masjid berbasis pemberdayaan umat, sosial kemasyarakatan, serta penguatan peran masjid sebagai pusat peradaban. Melalui perannya di Dewan Syuro, Masjid Jogokariyan tumbuh menjadi masjid yang aktif, terbuka, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Selain aktif berdakwah, Ustaz Jazir juga dikenal karena kerendahan hati, tutur kata yang lembut, serta konsistensinya dalam mengajarkan nilai keikhlasan dan keberpihakan kepada umat. Banyak jamaah menilai beliau sebagai figur ulama yang tidak hanya memberi nasihat, tetapi juga memberikan teladan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Ucapan belasungkawa dan doa mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama, aktivis masjid, hingga masyarakat umum. Media sosial pun dipenuhi ungkapan duka dan doa untuk almarhum. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala dosa dan kekhilafannya, melipatgandakan amal kebaikannya, serta menempatkannya di jannatun na’im,” tulis salah satu jamaah dalam ungkapan dukanya. Keluarga yang ditinggalkan juga didoakan agar diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.
Aktivis kota Yogyakarta, H. Eko Soegeng Roehendi, menyatakan rasa kehilangannya. “Kami dan semua aktivis merasa kehilangan sosok tokoh panutan umat Islam itu. Demikian cepat almarhum meninggalkan kita,” ujar Eko pada Senin (22/12/2025). Ia menambahkan bahwa sempat beberapa kali bertemu dengan almarhum dalam pertemuan seputar isu-isu nasional, bahkan sebelum almarhum sakit dan dirawat. “Sebelum almarhumah menderita sakit dan dirawat di rumah saya sempat bersama bertemu dengan Dokter Tifa, Roy Suryo, dan saudara Rismon,” kenangnya.
Kepergian Ustaz Muhammad Jazir Asp menjadi kehilangan besar bagi dunia dakwah dan pengelolaan masjid di Indonesia. Namun, keteladanan, pemikiran, dan amal kebaikan beliau diyakini akan terus hidup dan menginspirasi generasi selanjutnya. Jenazah almarhum rencananya akan dimakamkan pada Senin, 22 Desember 2025, di tempat pemakaman Karang Kajen, Yogyakarta, lokasi yang juga menjadi peristirahatan terakhir KH Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah dan pahlawan nasional.

No More Posts Available.

No more pages to load.