NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (DK-KAHMI) Jakarta Barat bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta menggelar aksi donor darah di ruang aula Ali Sadikin kantor Walikota Jakarta Barat, Kamis (2/3/2023).
Kegiatan donor darah tersebut diikuti 200 peserta dari ASN, PPSU se Kota Administrasi Jakarta Barat.
Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta Rustam Effendi mengatakan, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan KAHMI yang telah mengadakan kegiatan donor darah untuk membantu persediaan kantong darah untuk PMI Provinsi DKI Jakarta.
“Dengan kegiatan ini, saya berharap kepada warga Jakarta Barat ikut menyumbangkan darahnya untuk kawan-kawan kita yang membutuhkan di rumah sakit,” kata Rustam Effendi.
Rustam juga menjelaskan, bahwa, PMI Provinsi DKI Jakarta setiap harinya harus menyiapkan 1.200 kantong darah yang didistribusikan ke rumah sakit di sekitar Jakarta.
“Kurang lebih ada 180 rumah sakit yang kita distribusikan kantong darah, oleh karena itu kegiatan – kegiatan seperti ini sangat diperlukan untuk membantu stok darah perhari 1.200 kantong, dan itu tidak boleh terhenti, kalau hari tidak mendapatkan target, maka terus kami akan upayakan sampai 1.200 kantong,” jelasnya.

Sementara Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainah menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan donor darah yang dilakukan KAHMI yang mana bisa membantu persediaan darah yang dibutuhkan PMI Provinsi.
“Dengan adanya kegiatan ini, saya berharap KAHMI bisa memberikan semangat, ide atau gagasan demi kemajuan Kota Administrasi Jakarta Barat,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Ketua KAHMI Heru Sutrianto mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat serta PMI Provinsi DKI Jakarta yang telah mensupport kegiatan donor darah yang dilakukan.
“Ini adalah langkah awal KAHMI, nanti kita akan melakukan bersinergi serta berkalaborasi melaksanakan kegiatan – kegiatan sosial kemanusiaan,” ucap Heru.
Heru juga menerangkan, kegiatan tersebut diikuti 200 peserta dari ASN , PPSU serta anggota KAHMI.
“Kami menargetkan 150 kantong darah di kegiatan ini, namun untuk persiapan pendonor ada 200 orang, tujuannya bila ada yang nggak bisa donor karena tensi darah tinggi,” ucapnya.
Ia juga menegaskan, KAHMI sendiri dibentuk untuk kegiatan kemanusiaan sosial untuk masyarakat.
“Dalam waktu kurun lima tahun ini, KAHMI akan menggerakkan kader-kader yang di Kampus maupun di Pemerintahan serta Profesional untuk mendorong atau mensupport kegiatan -kegiatan sosial untuk masyarakat,” tuturnya.
Dirinya juga mengucapkan terimakasih ata support dari berbagai pihak yang mana kegiatan KAHMI bisa berjalan sukses.
(Budi Beler)











