NASIONALNEWS.ID PURWOKERTO–Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mendorong seluruh Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama di Kabupaten Banyumas untuk semakin solid, adaptif, dan inovatif dalam menjawab tantangan zaman. Ia menegaskan Banom NU harus terus menjadi pelopor gerakan sosial keagamaan yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Sadewo saat menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) bersama GP Ansor ke-92, Fatayat NU ke-76, Muslimat NU ke-80, IPNU ke-72, dan IPPNU ke-71 yang digelar di kawasan Menara Teratai Purwokerto, Jumat (24/4/2026) malam.
“Jadikan momentum hari lahir ini sebagai penguat komitmen untuk terus bergerak, berkontribusi, dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi Kabupaten Banyumas,” tegas Sadewo.
Banom NU Diminta Terus Perluas Peran Sosial
Sadewo menyampaikan harapannya agar peringatan harlah tidak sekadar menjadi agenda seremonial, namun menjadi refleksi perjalanan pengabdian sekaligus penguatan tekad untuk terus berkontribusi bagi kemajuan umat dan daerah.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Banyumas, saya mengucapkan selamat hari lahir kepada GP Ansor, Fatayat NU, Muslimat NU, IPNU, dan IPPNU. Semoga peringatan ini menjadi titik refleksi dan penguat tekad untuk terus berkontribusi bagi kemajuan umat, bangsa, dan Kabupaten Banyumas,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi pemerintah daerah dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga besar NU, menjadi kunci penting dalam menghadapi tantangan pembangunan, baik di sektor pendidikan, sosial, keagamaan, maupun pemberdayaan masyarakat.
Melalui rangkaian pengajian dan sholawat yang digelar dalam suasana khidmat, Sadewo juga mengajak masyarakat berdoa agar Banyumas senantiasa diberi keamanan, kedamaian, serta keberkahan.
“Mari kita memohon kepada Allah SWT agar Kabupaten Banyumas senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, dan keberkahan, serta masyarakatnya hidup dalam kesejahteraan,” lanjutnya.
Fatayat Fest 2026 Diisi Kegiatan Religi hingga Hiburan
Ketua PC Fatayat NU Banyumas Tati Irawati mengatakan rangkaian acara harlah bersama Banom NU dikemas dalam agenda Fatayat Fest 2026 yang dimulai sejak Jumat pagi.
Kegiatan hari pertama diisi aktivitas religi dan pemberdayaan masyarakat, seperti semakan Al-Qur’an, bazar UMKM, lomba mewarnai, seminar perempuan, parade hadroh, serta ditutup dengan pengajian Banyumas Bersholawat. Panitia juga menggelar prosesi potong tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas sinergi lintas generasi di lingkungan NU Banyumas.
Pada hari kedua, Sabtu (25/4/2026), kegiatan dilanjutkan dengan agenda sosial dan aktivitas fisik, di antaranya funwalk, senam poundfit, safety riding, seminar kesehatan kulit, serta donor darah.
Acara turut dimeriahkan parade baris-berbaris dari komunitas GARFA, Jagabaya Nuswantara, Polkadots, dan DION.
“Sebagai puncak acara, panitia menghadirkan penyanyi Ghea Indrawari untuk menghibur ribuan peserta dan pengunjung yang hadir di sekitar Menara,” kata Tati.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan dirancang untuk melibatkan masyarakat luas agar memberi dampak sosial dan ekonomi yang nyata, khususnya melalui penguatan UMKM dan kegiatan pemberdayaan komunitas.
(Widhiantoro)






