NASIONALNEWS.ID, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian mengklaim hampir seluruh pengungsi terdampak bencana di Sumatera tidak tinggal di tenda sekarang.
Capaian ini merujuk kondisi penanganan pengungsi yang menunjukkan kemajuan signifikan.
“Jumlah pengungsi yang masih dalam penanganan saat ini tersisa sekitar 47 kepala keluarga (KK) atau sekitar 173 jiwa,” katanya.
“Angka ini turun dibandingkan kondisi awal yang mencapai 2,1 juta jiwa.”
Capaian ini menggambarkan progres nyata dalam penanganan pengungsi, khususnya dalam memastikan mereka tidak lagi berada di tenda.
Proses pemulihan pascabencana Sumatera secara keseluruhan masih terus berjalan dan mencakup berbagai sektor yang membutuhkan waktu penyelesaian.
“Fasilitas pendidikan masih ada yang perlu kita atensi, masih belum, ada juga sungai belum, ada beberapa jalan desa, jalan kabupaten yang cukup banyak jumlahnya juga belum, itu it takes time,” ujarnya.
Muhammad Tito Karnavian mengemukakan pemerintah terus mendorong percepatan pemulihan infrastruktur dan layanan publik secara bertahap agar kondisi di daerah terdampak dapat kembali normal secara menyeluruh.
“Saya berharap informasi mengenai perkembangan penanganan pascabencana dapat dipahami secara utuh dengan menempatkan capaian pada konteksnya masing-masing,” tuturnya.






