NASIONALNEWS.ID, Jakarta – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) mengatakan salah satu upaya pemerintah menjaga kualitas pelayanan publik adalah dengan menghadirkan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) dan kanal pengaduan SP4N-LAPOR!
“Pengguna layanan dapat secara langsung menyampaikan penilaian, aspirasi, maupun pengaduan terhadap layanan yang mereka terima,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini.
Pernyataan ini disampaikannya saat meninjau kesiapan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Senin (16/3/2026).
Kedua instrumen ini memiliki peran krusial dalam memberikan ruang bagi masyarakat.
Hal ini untuk menyampaikan penilaian, keluhan, dan saran yang konstruktif terhadap layanan yang diterima.
Dengan demikian, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi lebih erat dan lebih efektif dalam menciptakan layanan publik yang berkualitas.
“Jadi nanti di setiap poli-poli itu ada barcode, tinggal diisi nanti kalau memang layanan kurang baik, ya dilaporkan. Tentunya ini akan menjadi masukan kepada Kementerian PANRB, Provinsi DKI Jakarta, dinas kesehatan (dinkes), dan rumah sakit (RS) untuk memberikan layanan yang lebih baik,” ujarnya.
Dengan inisiatif ini, masyarakat dapat berperan aktif dalam memberikan masukan terhadap kualitas layanan publik.
Jadi, penyelenggara layanan dapat melakukan perbaikan secara cepat dan berkelanjutan.
Partisipasi publik tidak hanya menjadi sarana pengawasan sosial.
Namun, ini juga menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang responsif, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Pelibatan partisipasi masyarakat telah diatur pada Undang-Undang (UU) nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
UU ini mewajibkan penyelenggara pelayanan publik membuka ruang bagi masyarakat untuk berkontribusi dan memberikan masukan terhadap penyelenggaran pelayanan publik.
Rini Widyantini juga menyampaikan apresiasinya kepada para aparatur sipil negara (ASN) yang tetap bertugas dan siaga memberikan pelayanan publik saat libur panjang.
“Terima kasih kepada para tenaga kesehatan, para dokter, dan seluruh jajaran di RSUD Pasar Minggu. Atas dedikasinya yang terus bersedia untuk memberikan layanan meskipun pada saat cuti di hari-hari besar,” tuturnya.











