Laga Pembuktian di Yogyakarta, PSP Padang Siap Rebut Kembali Kejayaan

oleh -
oleh
img 20260612 wa0002

NASIONALNEWS.id YOGYAKARTA–Klub sepak bola legendaris asal Sumatra Barat, PSP Padang (Persatuan Sepak Bola Padang), bersiap menunjukkan kembali taringnya di kancah sepak bola nasional. Klub berjuluk “Pandeka Minang” ini dijadwalkan melakoni dua laga penting di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta.

 

Klub perserikatan kebanggaan masyarakat Kota Padang yang berdiri sejak tahun 1928 ini akan menghadapi Persikotras Tasikmalaya pada Jumat, 12 Juni 2026, dan Persema Manado pada Senin, (15/06/26).

 

Dukungan Penuh Perantau Minang di Yogyakarta

Ajang pembuktian ini mendapat respons luar biasa dari para perantau Minang yang menetap di Yogyakarta. Dukungan penuh disuarakan oleh Ketua Ikatan Keluarga Besar Minang Yogyakarta (IKBMY), Kerta, dalam pertemuan yang berlangsung di Hotel Prayogo, Jalan Prawirotaman, Yogyakarta, Kamis malam (11/6).

“Mari sama-sama kita dukung dan beri support penuh kesebelasan kebanggaan urang minang ini. Dari kota perjuangan ini kami berseru, termasuk kepada semua insan media massa, untuk ikut memviralkannya agar disaksikan oleh orang Minang sedunia,” ujar Ketua  IKBMY.

 

Pertemuan hangat tersebut dipimpin langsung oleh tokoh masyarakat Minang di Yogyakarta, Gusti Remon, S.H., bersama jajaran komunitas perantau. Kedatangan mereka disambut penuh kehangatan oleh manajemen dan official PSP Padang, di antaranya:

Amril Amin (Ketua Umum PSP Padang)

Osman Ayub (Ketua Harian PSP Padang / Wakil Ketua DPRD Kota Padang)

Indra Junaidi (Manajer PSP Padang)

Joni Effendi (Pelatih PSP Padang)

Agung Wicaksono (Kapten Kesebelasan PSP Padang)

 

Misi Kembali ke Kancah Nasional

Ketua Umum PSP Padang, Amril Amin, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas suntikan motivasi dari para perantau di Yogyakarta. Menurutnya, dukungan ini menjadi bahan bakar utama bagi tim untuk memberikan performa terbaik.

 

“Kami mengucapkan terima kasih atas support yang diberikan warga Minang di Yogyakarta. Ini merupakan bentuk kepedulian yang luar biasa. Kami akan berusaha semaksimal mungkin memenuhi harapan warga Minang di seluruh Indonesia dan dunia, dengan harapan PSP Padang bisa kembali ke kancah sepak bola nasional,” tutur Amril.

 

Amril juga sedikit bernostalgia mengenai sejarah panjang klub yang lahir di zaman kolonial Belanda ini. PSP Padang secara konsisten telah melahirkan talenta-talenta lokal yang menembus skuad nasional.

 

“Kesebelasan ini telah melalui perjalanan panjang dan pernah meraih zaman keemasan pada era tahun 1960-an,” pungkasnya.

 

(Ridar)

No More Posts Available.

No more pages to load.