NASIONALNEWS.ID BANYUMAS-Peristiwa dramatis terjadi di Jembatan Sungai Serayu, Kecamatan Banyumas, Minggu (10/5) malam. Seorang pria bernama Imam Fauzi (32), warga RT 4 RW 2 Desa Karangrau, nekat terjun ke Sungai Serayu dan hingga kini belum ditemukan.
Kapolsek Banyumas AKP Sudiyono mengatakan, insiden itu diduga dipicu persoalan hubungan asmara yang tidak mendapat restu keluarga.
“Teman laki-laki korban sempat menahan, tapi tidak kuat lalu melepas tangannya dan jatuh ke sungai,” ujar AKP Sudiyono di lokasi kejadian, Senin (11/5) siang.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun kepolisian, peristiwa bermula saat korban bertemu dengan teman dekat perempuannya di rumah korban. Dalam pertemuan itu, keduanya membahas rencana hubungan serius, namun disebut mendapat penolakan dari orang tua pihak perempuan.
Penolakan tersebut diduga berkaitan dengan kondisi pekerjaan korban yang dinilai belum mapan. Mendengar hal itu, korban langsung mengutarakan niat mendatangi Sungai Serayu untuk mengakhiri hidupnya.
Teman korban, Rafli Ardianto, sempat berupaya mencegah dengan mengamankan kunci sepeda motor korban. Namun korban berhasil merebut kembali kunci tersebut dan langsung melaju menuju jembatan.
Upaya pencegahan berlanjut hingga terjadi aksi kejar-kejaran sampai ke lokasi kejadian. Saksi mata masih sempat melihat korban dalam posisi hendak menceburkan diri, sebelum akhirnya terjatuh ke sungai.
Sebelum melompat, korban disebut sempat menitipkan sepeda motor, ponsel, dan sandal kepada seorang pemancing yang berada di atas jembatan. Peristiwa jatuhnya korban terjadi sekitar pukul 23.57 WIB.
Hingga berita ini ditulis, Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dengan penyisiran di sekitar lokasi. Peristiwa tersebut juga menarik perhatian warga dan membuat kawasan jembatan dipadati masyarakat.
“Korban belum ditemukan, kita masih melakukan penyisiran,” tegas Kapolsek.
(Widhiantoro)











