Warga Nilai Pemkab Tangerang Tutup Mata Dampak Pembangunan Apartemen Serpong Garden

oleh -
Apartemen Serpong Garden

NASIONALNEWS,ID, TANGERANG – Walau tak digubris Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Warga Kampung Cibelut Desa Cibogo Kecamatan Cisauk kembali mengeluh soal dampak pembangunan Apartemen Serpong Garden. Dampak pembangunan di lingkungannya kerap terjadi banjir di saat turun hujan, ditambah suara bising yang sempat membuat kaget anaknya yang baru berumur tiga bulan tak kunjung ada solusi.

Warga Desa Cibogo, Nurhayati (39) mengeluh, sudah hampir dua tahun merasakan dampak dari pembangunan Apartemen Serpong Garden yang berjarak lebih kurang lima meter dari rumahnya. Walaupun ada pompa penyedot banjir yang disediakan pihak apartemen, saat musim penghujan halaman rumah digenangi air, ditambah lagi suara bising yang semakin keras terdengar lantaran pembangunan semakin mendekati rumahnya.

Apartemen Serpong Garden
Banjir menggenangi Kampung Cibelut, Desa Cibogo, Kabupaten Tangerang.

“Sebenarnya saya bosan ngeluh, apa lagi ini sudah yang kesekian kalinya. Malah tahun lalu saya pernah berkirim surat ke Bupati Tangerang tapi belum ada penyelesaian,” ungkap Nur saat ditemui di rumahnya, Selasa (10/11/2020).

Menurutnya, Pemkab Tangerang kurang peka alias tutup mata atas penderitaan warganya, dampak lingkungan tak ada solusinya sampai saat ini. Apalagi sejak anaknya lahir tiga bulan lalu, Nur merasa sangat terganggu dengan suara bising berupa dentuman, yang membuatnya tidak bisa tidur dan membuat kaget anaknya yang masih bayi.

“Pernah ada suara keras seperti benda jatuh, sampai anak saya kaget ketakutan matanya melotot dan nangis terus, saya sempat marahi pegawai yang bekerja di sana,” keluhnya.

Nur sempat akan pindah dari rumahnya karena tidak tahan dengan kondisi yang ada, seolah keluhannya tidak digubris sama sekali Pemkab Tangerang dan pihak Apartemen Serpong Garden.

Baca juga : Surati Bupati, Warga Minta Izin Serpong Garden Apartement Dikaji Ulang
Baca juga : Pembangunan Apartemen Serpong Garden Kembali Dikeluhkan Warga
Baca juga : Apartemen Serpong Garden Diduga Langgar Peil Banjir
Baca juga : DLHK Sebut Apartemen Serpong Garden Belum Punya UKL-UPL

“Minggu lalu saya coba mencari kontrakan untuk pindah sementara, kasihan anak saya, karena khawatir kenapa-napa dengan anak saya,” ujar ibu tiga anak.

Nur memohon kepada Pemkab Tangerang, pejabat terkait dan pihak Apartemen Serpong Garden tergerak hatinya atas dampak pembangunan tersebut.

“Saya sangat berharap para pejabat terkait bisa datang, bila perlu Pak Bupati Tangerang dan pemilik apartemen nginep di rumah saya, semalam aja dah biar merasakan langsung apa yang saya rasakan,” pintanya.

Kondisi serupa juga dialami tetangga Nur, warga Kampung Cibelut, Rika (28) yang juga memiliki anak yang masih bayi berumur 4 bulan.

“ia pak berisik, saya sama anak saya ga bisa tidur kadang kaget-kagetan, mending kalau dapet duit mah,” pungkasnya. (Yuyu)