NASIONALNEWS.ID, SLEMAN – Hilangnya Si Jeki, kucing yang selama ini dikenal sebagai maskot Komplek Pasar Kolombo, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, membuat pedagang dan pelanggan pasar resah. Kucing berbadan gemoy itu sudah lima hari tak lagi terlihat berkeliaran di area pasar.
Si Jeki merupakan kucing anggora campuran kucing Jawa berwarna kuning dengan mata biru. Berusia sekitar lima tahun dan berbobot sekitar tujuh kilogram, ia menjadi daya tarik tersendiri di Pasar Kolombo. Hampir setiap pagi, kucing itu terlihat berada di sekitar kios buah milik Purwanti atau yang akrab disapa Mbak Pur.
Tubuhnya yang besar dengan perut buncit kerap mengundang perhatian pengunjung. Tak sedikit pembeli yang sengaja berhenti untuk membelai atau mengabadikan momen bersama Si Jeki.
Namun sejak beberapa hari terakhir, suasana pasar terasa berbeda.
“Sudah lima hari Si Jeki tidak kelihatan. Kami sudah menyusuri sekitar pasar sampai ke bagian dalam, tetapi tidak menemukannya,” ujar Purwanti dengan nada sedih.
Ia mengaku sangat kehilangan kucing kesayangannya yang selama ini sudah dianggap bagian dari keluarga besar pedagang Pasar Kolombo.
“Saya sampai tidak bisa tidur memikirkan kucing kesayangan kami sekeluarga itu,” tuturnya.
Suami Purwanti, Purwoko, mengatakan terakhir kali Si Jeki terlihat pada Jumat malam (3/7/2026) di sekitar kios buah mereka.
“Menjelang malam Si Jeki masih ada di sekitar kios. Saya sempat berusaha menangkapnya, tetapi dia berlari masuk ke dalam pasar. Karena sudah malam, saya pikir besok pagi pasti kembali,” katanya.
Harapan itu pupus. Sejak keesokan harinya hingga kini, Si Jeki tak pernah lagi terlihat.
Kecurigaan bahwa Si Jeki dibawa orang muncul setelah seorang petugas parkir Pasar Kolombo, Tugino, mengaku melihat seseorang membawa kucing tersebut.
“Sekitar pukul 23.00 WIB saya melihat seorang laki-laki yang datang menggunakan sepeda motor, sepertinya pengemudi ojek online. Setelah memarkir motornya di dekat kios sembako, dia menangkap Si Jeki, memasukkannya ke dalam kardus, lalu langsung pergi ke arah Jalan Kaliurang,” ungkap Tugino.
Kesaksian itu membuat para pedagang menduga Si Jeki menjadi korban pencurian.
Para pedagang berharap siapa pun yang mengetahui keberadaan Si Jeki dapat memberikan informasi agar kucing yang telah menjadi ikon sekaligus penghibur di Pasar Kolombo itu bisa kembali ke rumahnya.
Hilangnya Si Jeki tak hanya menyisakan duka bagi keluarga Mbak Pur, tetapi juga bagi para pedagang dan pelanggan yang selama ini menganggapnya sebagai penghuni tetap sekaligus maskot Pasar Kolombo. (Ridar)






