H Khoiri: Peringatan Maulid Nabi Momen Silahturahmi Bersama Warga

oleh -

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah momentum yang tepat untuk bersilaturahmi dengan warga. Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Metro Cengakreng, H.Khoiri, Minggu (22/12/2019)

“Maulid Nabi Muhammad SAW untuk menjalin silahturahmi antara Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, warga diwilayah hukum Polsek Metro Cengkareng,” kata H.Khoiri disaat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Musholah¬†Almaliah Jalan Raya Duri Kosambi Kampung Sigan RT 002/08 Kelurahan, Duri Kosambi Cengkareng Jakarta Barat.

H Khoiri juga menghimbau kepada para orang tua, harus menjadi tameng sebagai perlindungan pertama dari kekerasan yang berasal dari luar, hingga menjadi guru untuk mengedukasi akan berbagai hal yang belum sang anak.

Orang tua merupakan rumah bagi sang anak, sebelum memberikan pemahaman kepada sang anak, orang tua terlebih dahulu yang harus memahami bagaimana pola asuh anak yang baik dan benar.

“Orang tua bisa menjadi Guru / sahabat pertama bagi sang anak, orang tualah yang akan mengajarkan berbagai pengetahuan-pengetahuan dasar. Dalam proses sering kali orang tua mungkin kurang sabar, atau bahkan mendidik dengan cara yang salah yakni dengan kekerasan, ajaran orang tua tersebut merupakan dasar bagi pembentukkan karakter si anak yang nantinya terbawa hingga dewasa,” ujar Kapolsek.

Kapolsek juga mengatakan, tidak hanya harus paham dengan cara mendidik di era yang serba digital ini, orang tua pun semestinya turut mengawasi anak-anaknya dalam penggunaan gadget. Bukan hal yang aneh kalau anak kecil zaman sekarang tidak bisa lepas dari yang namanya gadget. Maka dari itu, orang tua pun juga harus turun tangan untuk mengawasi, jangan sampai anak menjadi korban kejahatan Siber yang kini sedang marak di tanah air.

Ketika anak sudah mengerti akan dunia luar, ada baiknya para orangtua mulai menjelaskan dan memberi pemahaman tentang fungsi tubuh, serta bagian tubuh mana yang tidak boleh disentuh orang lain. Dengan memberikan pemahaman sedini pada anak.

“Jangan mudah terpengaruh dengan berita bohong /Hoax yang tidak jelas asal usulnya dan jangan sembarangan mengupload/share ke media soaial apabila mendapat gambar, video, atau berita Hoax yang sifatnya profokatif dan memecah belah persatuan dan kesatuan,” jelasnya.

Kapolsek menegaskan, agar para orang tua lebih waspada untuk mengawasi anak-anak, agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas, Narkoba serta masuknya faham Radikalisme dan Terorisme.

“Antisipasi tawuran jangan sampai anak kita menjadi korban atu pelaku tawuran,” pungkasnya. (BB)