Bupati Mas Tamam: Seseorang yang Lambat Bekerja, Pasti Tergilas

oleh -
img 20210601 wa0083
Foto: Kholisin

NASIONALNEWS.ID, PAMEKASAN – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam berharap, pemilihan duta genre 2021 menghasilkan duta yang memiliki pemahaman utuh tentang generasi ideal masa depan. Sehingga menjadi generasi yang diharapkan oleh Pamekasan dan Indonesia secara umum di masa yang akan datang.

Hal itu disampaikan Mas Tamam (sapaan akrab Bupati Pamekasan) pada malam grand final pemilihan duta generasi berencana (genre) 2021, yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Minggu (31/5/2021) malam.

Mas Tamam mengungkapkan, generasi masa depan yang hidup pada tahun 2030 sampai 2060 mendatang, akan menghadi kultur dan dinamika berbeda dengan generasi yang lahir tahun 60-an.

Bupati murah senyum ini melanjutkan, generasi saat ini harus mampu beradaptasi dengan dinamika kehidupan sosial, kemajuan ekonomi, teknologi dan kemajuan lainnya. Artinya, generasi masa depan harus siap bersaing dengan generasi-generasi hebat yang akan mengisi berbagai ruang dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Generasi hebat masa depan setidaknya harus memiliki tiga syarat. Pertama, generasi yang memiliki trust (dapat dipercaya), generasi yang ketika diberikan amanah mampu melaksanakan dengan baik,” ungkapnya.

Syarat kedua untuk menjadi generasi hebat adalah memiliki ilmu pengetahuan yang luas, dan syarat ketiga cepat dalam melakukan sesuatu.

Menurutnya, di era industri seperti saat ini seseorang yang lambat dalam bekerja akan ditinggal serta tergilas dengan kecepatan. Sebab, generasi yang bekerja lambat itu dipastikan tidak bisa bersaing dengan generasi lainnya.

“Karena di zaman ini, siapapun orangnya, dari keluarga manapun kalau tidak memiliki tiga syarat utama ini sulit akan bersaing dengan generasi hebat di luar kita,” tegasnya.

Bupati mengaku akan sangat bangga jika duta genre terpilih tidak sebatas mampu mengedukasi tentang kehidupan berencana, melainkan generasi yang kompleks, bisa memproduksi beberapa hal yang menginspirasi terhadap anak muda lain di bumi gerbang salam.

Dia juga berpesan, kaum muda sebagai generasi penerus bangsa agar menjauhi hal-hal yang tidak produktif, serta tidak bernilai positif, seperti narkoba. Tetapi harus mempersiapkan diri menjadi generasi tangguh yang bersaing untuk menjadi generasi hebat.

“Selamat datang kepada para duta genre di dunia baru yang akan dijalani oleh anak-anakku sekalian,” tandasnya.

Reporter: Kholisin

No More Posts Available.

No more pages to load.