NASIONALNEWS.ID, KOTA SERANG – Pasca gempa bumi dengan magnitudo 5,2 mengguncang Lebak, Provinsi Banten, Minggu pukul 21.25 WIB. Polda Banten mengimbau warga tetap tenang.
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Edy Sumardi menegaskan, bahwa pihkanya bersama TNI, Polres Lebak dan BMKG, serta instansi terkait lainnya sanpai saat ini terus memantau perkembangannya.
“Menurut data yang diperoleh, gempa yang terjadi pada Minggu (28/7) malam pukul 21.25 WIB ini tidak berpotensi terjadinya gelombang tsunami,” terang Edy, Senin (29/7/2019).
Edy menambahkan, bahwa hal tersebut berdasarkan data BMKG, serta laporan tinjauan langsung Kapolsek dan Kapolres Lebak. Oleh sebab itu, ia mengimbau warga Banten yang daerahnya dekat dengan lokasi pusat gempa agar tetap tenang dan tetap waspada.
“Itu menurut sumber data yang dapat dipertanggungjawabkan, diantaranya BMKG dan BNPB. Gempa tidak berpotensi tsunami. Untuk itu kami imbau warga tetap tenang,” tegasnya.
Dirinya juga berharap warga Banten tidak mudah terpengaruh dengan adanya isu yang beredar, tentang adanya potensi tsunami dan gempa susulan di mesia sosial (medsos).
“Warga jangan mudah terpengaruh dengan isu di Medsos. Cari sumber informasi yang bisa dipertanggungjawabkan,” jelasnya.
Lebih dalam ia mengatakan, bahwa Polda Banten telah menyiagakan personel Brimob, Ditpamobvit, Disamapta, Ditpolair dan Polres Lebak untuk kesiapan Komando.
“Sebagai wujud kesiapan Komando, Polda Banten telah menyiagakan satuan kerja jajarannya dan selalu berkoordinasi dengan TNI, BMKG dan Instansi lain,” ungkapnya.
Diketahui, menurut keterangan tertulis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan pusat gempa ini berada di 7,42 Lintang Selatan,106.03 Bujur Timur atau berjarak 59 km barat daya Bayah, Banten, di bawah kedalaman 10 Km bawah laut. Terasa hingga wilayah Jakarta, Sukabumi, Depok dan Bogor ini dirasakan selama kurang lebih sekitar 10 detik.
Pantauan saat ini, warga sekitar pesisir Bayah, Kabupatrn Lebak tetap beraktifitas seperti biasa dan normal. Tidak ada kerusakan apapun yang ditimbulkan dari kejadian tersebut. (*/04)






