Proyek Irigasi di Kecamatan Pucuk Lamongan Diduga Asal Jadi

oleh -
img 20220612 193244

NASIONALNEWS.ID, LAMONGAN – Pelaksana kegiatan program proyek normalisasi irigasi, di Desa Wanar, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan Jawa Timur diduga tidak sesuai standar operasional pekerjaan (SOP).

Lemahnya pengawasan dari pihak terkait membuat pengerjaan terkesan asal-asalan, untuk koperan fondasi hanya tumpukan batu, dan masih dipenuhi lumpur disertai air, dan tanpa ada papan board.

Sementara pekerja saat dikonfirmasi awak media, menyampaikan, proyek tersebut, milik warga Desa Wanar, dan para pekerja bukan asli Desa Wanar, melainkan dari Desa Kembangbahu, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan.

“Ini proyek milik warga Desa Wanar, dan saya bukan warga Desa Wanar, saya dari Kembangbahu,” kata pekerja saat dikonfirmasi, Minggu (12/6/2022).

Disisi lain awak media ini juga mengkonfirmasi kepala Desa Wanar (Kades) Ali Tohir, selaku yang bertanggung jawab dan mempunyai kewenangan di wilayah desanya tersebut, melalui Chat WhatsApp, menyampaikan, pekerjaan tersebut kontraktual dikerjakan oleh CV, akan tetapi CV apa !, dan siapa pemiliknya !, Ali Yohir, tidak tahu.

“Itu pekerjaan kontraktual dikerjakan oleh CV, tapi saya belum tau siapa yang mempunyai kegiatan tersebut,” jawab Ali Tohir selaku Kades Wanar melalui pesan singkat WhatsApp, Minggu (12/6/2022).

Masih kata Ali Tohir, proyek itu kontraktual milik pengairan kebetulan di wilayah Wanar. Maaf urusan teknis dll desa gak ngerti, dan proyek itu bukan milik warga Wanar hanya tempat di Wanar.

Perlu di ketahui sesuai PP UU No 14 tahun 2008 sebagai berikut.

(1) Setiap Informasi Publik bersifat terbuka dan dapat diakses oleh setiap Pengguna Informasi Publik.

(2) Informasi Publik yang dikecualikan bersifat ketat dan terbatas.

(3) Setiap Informasi Publik harus dapat diperoleh setiap Pemohon Informasi Publik dengan cepat dan tepat waktu, biaya ringan, dan cara sederhana.

(Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.