Walimurid SMP Kebudayaan Keluhkan Pencabutan KJP

oleh -433 views

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Walimurid Sekolah Menengah Pertama Kebudayaan yang berlokasi di Jalan Raya Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat mengeluhkan apabila program Pemprov DKI Kartu Jakarta Pintar (KJP) akan dicabut Sudin Pendidikan.

Sebelumnya ada pernyataan dari pihak terkait akan dibekukanya KJP di Sekolahan Kebudayaan dengan adanya pemberitaan beberapa media Online di Jakarta mengenai pungli yang dilakukan pihak Sekolah sebesar Rp 100.000 per siswa untuk kepengurusan KJP.

Salah satu warga menjelaskan, kalau memang program KJP tersebut dicabut atau dihilangkan maka akan berdampak pada anak anak yang sekolah di kebudayaan.

“KJP fungsinya banyak bukan hanya buat bayar sekolah melainkan bisa untuk mengambil sembako seperti daging, susu,beras, ikan dan telor,” ucap warga, Kamis (12/9/2019)

Dirinya berharap kepada pihak Pemprov DKI untuk tidak menghapus atau mencabut KJP penerima yang bersekolah SMP Kebudayaan.

“Kasian yang bersekolah disitu rata rata Masyarakat miskin, ada juga anak yatim piatu,” jelasnya.

Sementara Kasudin Pendidikan Jakarta Barat Tajuddin saat dikonfirmasi lewat pesan singkat WhatsApp menerangkan bahwa Dinas pendidikan tidak akan membekukan KJP para siswa karena sudah jelas program tersebut membantu masyarakat yang miskin.

“Langkah pertama kepala sekolah harus mengembalikan semua orang tua siswa,” ujarnya.

Kasudin juga menjelaskan, untuk langkah kedua pihaknya akan memanggil para orang tua penerima KJP untuk di kroscek lagi.

“Untuk sanksi kepada Kepala Sekolah nanti sudin akan bertemu kepala yayasan, karena ini sekolah swasta,” pungkasnya. (BB)