NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGSEL – Terkait ada pungutan terhadap siswa/i di sekolah dasar Negeri (SDN) 1 Pamulang Kota Tangerang Selatan sebesar Rp 1.897.000 baru dikembalikan Rp 450.000 dibenarkan pihak sekolah.
Karena kebutuhan sekolah terdampak Wabah Covid-19 dari sisi anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di potong menjadi dasar pungutan pada siswa dan keinginan wali murid.
Hal tersebut diungkapkan Mutiri Kepala Sekolah SDN 1 Pamulang saat di konfirmasi wartawan di kantornya, Rabu (18/06/2020) lalu.
“Benar adanya pungutan sebesar Rp 1.897.000. Namun anggaran tersebut sudah dirapatkan dan disetujui oleh wali murid sebelum saya menjadi kepala sekolah disini,” Ujar Mutiri.
Mutini mengungkap bahwa, kesepakatan rapat bersama wali murid dugelar sebelum ia menjabat sebagai kepala sekolah di SDN 1 Pamulang.
“Saya kan masuk awal Januari dan biaya tersebut sudah dirapatkan sebelum saya menjabat disini. Nanti Ketua Komite sekolah yang jelaskan lebih detailnya, karena yang tau persis persoalan tesebut,” terangnya.
Ia melanjutkan, adanya kebutuhan sekolah yang tidak dianggarkan dalam DPA menjadi dasar pungutan untuk menutupi kegiatan lain yang tidak di anggarkan dan juga petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) peruntukan dana BOS.
“Awal saya masuk banyak sekali yang harus diperbaiki di sekolah, diantaranya sarana dan prasarana sekolah ditambah lagi adanya wabah covid yang anggaran di potong sampai 50 persen,” jelasnya.
Sementara itu Suparman Peto Komite Sekolah saat dimintai keterangan di lokasi yang sama mengatakan pungutan tersebut telah di sepakati bersama wali murid .
“Dalam rapat wali murid yang di hadiri sekitar 70 persen sudah setuju dan ada notulensi rapatnya, makanya saya bingung kalau masih ada yang tidak setuju,” terangnya.
Soal pengembalian uang sebesar Rp 450.000, ia pun membenarkan namun tidak menjelaskan secara rinci uang apa saja yang dikembalikan dan yang belum di kembalikan.
“Nani akan saya rapatkan lagi dengan guru yang mengkordinir beserta wali murid. Soal rinciannya saya belum tau, nanti saya tanyakan,” tukasnya. (Yuyu)






