Wali Murid Keluhkan Pungutan Jutaan Rupiah di SDN 1 Pamulang

oleh -
Pungli di Sekolah

NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGSEL – Pungutan liar (pungli) hingga jutaan rupiah di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Pamulang Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dikeluhkan wali murid karena dinilai memberatkan dan janggal. Senin (22/6/2020).

Dimana pungutan untuk tour perpisahan siswa/i kelas 6 SDN 1 Pamulang tersebut senilai Rp 1.897.000. Namun karena acara tidak jadi diadakan, pihak sekolah baru mengembalikan Rp 450.000 dengan alasan menunggu semua murid membayar lunas baru sisanya sepenuhnya dikembalikan.

Hal tersebut diungkapkan salah satu wali murid kepada wartawan dengan meminta agar identitasnya tidak dipublikasikan.

“Mahal banget, sangat memberatkan biayanya cukup besar karena nilainya sampai jutaan rupiah terlebih sebentar lagi anak saya mau sekolah lagi. Sayangnya tidak punya teman orang Dinas, kalau ada udah saya laporin,” ujarnya kepada wartawan pada Minggu (14/6) lalu.

Karena kegiatannya tidak jadi lanjutnya, uang yang sudah disetor belum secara keseluruhan dikembalikan dengan alasan menunggu semua siswa/i lainnya melunasi terlebih dahulu.

“Gregetan banget saya, uang saya baru dikembalikan 450 ribu, sisanya lagi dikembalikan kalau sudah selesai semua,” terang sang ibu wali murid itu dengan nada kesal.

Terpisah, salah satu orang tua murid lainnya menjelaskan beberapa peruntukan yang di bebankan yakni biaya survei senilai 20 ribu rupiah persiswa sekali survei. Jadi selama tiga kali survei Rp 60.000 kali 190 orang totalnya Rp 11.400.000.

“Masa biaya survei besar banget, padahal dua juta juga cukup satu kali survei, untungnya banyak banget toe guru,” ucap seorang ayah wali murid.

Ia membandingkan, sekolah lain saja memungut biaya ringan, kenapa sekolah ini berbeda memungut cukup besar. (Yuyu).