Deklarasi Partai Nasdem: Muhamad Jangan Main Dua Kaki, Saraswati Singgung Soal Keadilan

oleh -
Deklarasi Dukungan Partai Nasdem mengusut Balon Walkot Cawalkot Tangsel
Deklarasi dukungan Partai Nasdem untuk Bakal Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Tangerang Selatan.

NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGSEL – Meski tidak memiliki kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), berbekal jumlah suara yang pernah diraih saat Pemilihan Legislatif (Pileg), Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yakin akan raup suara. Atas keyakinan itu, Partai Nasdem menggelar deklarasi dukungan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tangsel.

Deklarasi dihadiri ratusan kader dan pimpinan DPW Partai Nasdem Provinsi Banten dan DPC Nasdem  Tangsel serta pasangan bakal calon walikota  Muhamad dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, di Lubana Sengkol Kelurahan Muncul Kecamatan Setu Tangsel, Selasa (1/9/2020).

Dalam sambutannya Muhamad meminta Kader Nasdem Komitmen tidak main dua kaki, sementara Saraswati usung sila ke 5 pancasila terkait keadilan.

“Tadi yang hadir itu kader Nasdem dari berbagai wilayah di Tangsel, saat Pileg Nasdem berhasil mendapat perolehan suara. Dimana dalam waktu yang singkat Nasdem berhasil mengumpulkan orang dalam acara ini,” ujar Ketua DPW Banten H. Adi Ariadi Ependi.

Muhamad calon walikota Tangsel dalam orasi politiknya meminta Kader Nasdem untuk Komitmen berjuang memenangkan nya dan tidak bermain dua kaki dengan mendukung calon lain.

“Saya mendapat laporan Partai Nasdem bermain dua kaki ada di calon lain, saya berharap Nasdem seluruhnya mendukung kami dalam Pemilihan nanti,” ujar Muhamad.

Sementara Saraswati Djojohadikusumo Kusumo dalam orasi politiknya menyinggung sila ke-5 Pancasila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Saya ingin menghadirkan Tangsel untuk semua sesuai sila ke lima terkait keadilan. Karena warga Tangsel ini bangga akan keberagaman dalam menjaga toleransi antar umat beragama dan menjunjung tinggi pancasila UUD 45,” terangnya.

Saat ditanya alasan mengangkat sila kelima, Saraswati menjawab ingin mengangkat derajat masyarakat yang belum merasakan keadilan selama ini .

“Kami mengangkat sila ke 5, keadilan sosial bukan hanya untuk warga Tangsel tapi bagi seluruh rakyat Indonesia, dampak dari Covid 19 akan terasa bagi mereka yang termarginalkan selama ini,” jelasnya

“Kita harus memperhatikan restorasi digital dan pinansial dengan pemberdayaan masyarakat. Serta menghadirkan infrastruktur yang terkoneksi antar darat laut dan udara, sehingga dapat mewujudkan keadilan yang mungkin selama ini belum didapatkan secara merata,” pungkas ponakan Prabowo tersebut. (Yuyu)