Bangunan Sekolah PAUD Tabrak Perda dan Pergub DKI Jakarta, Warga Minta Citata Kembangan Rekomtek

oleh -
img 20230327 wa0083

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Bangunan sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang beralamat di Jalan Meruya Utara No 21, RT 06. RW 01 Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, dengan ketinggian 2 lantai, menyalahi perizinan.

Pantauan wartawan di lapangan, pelanggaran bangunan tersebut diantaranya, Garis Sepadan Bangunan (GSB) Koefisien Dasar Bangunan (KDB). Pada bangunan tersebut, jelas melanggar Peraturan Daerah (Perda) No 7 tahun 2010 tentang bangunan gedung dan Peraturan Gubernur (Pergub) No 128 tahun 2012 tentang pengenaan sanksi pelanggaran penyelenggaraan bangunan gedung.

Warga Kembangan Rony mengatakan, pelanggaran bangunan di Jakarta Barat menurutnya sudah bukan rahasia umum.

“Sudah bukan rahasia umum lagi, kalau setiap bangunan pasti jelas melanggar dari perizinannya, tidak ada yang sesuai dengan izin yang dikeluarkan dari Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Yang menjadi pertanyaannya?. Apakah berani, Kasatlak Citata Kembangan merekomtek bangunan tersebut,” ketus Rony, Senin (27/03/23).

Rony juga menduga akan keterlibatan pihak-pihak terkait dalam koordinasi pelanggaran bangunan tersebut.

“Kalau memang tidak terlibat dalam koordinasi terhadap pelanggaran bangunan, SP, Segel dan Rekomtek bangunan itu, agar Satpol PP bisa mengambil tindakan, eksekusi bongkar,” tegas Rony.

Jangan sampai masyarakat menilai, Pelanggaran-pelanggaran yang terjadi di wilayah Kecamatan Kembangan, sudah dikoordinasikan semua. Jika ini terjadi, warga berpendapat. Buset!! bangunan sekolah PAUD tabrak Perda dan Pergub DKI Jakarta, jangan sampai hal ini terjadi.

Rony juga meminta Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Kembangan, untuk tegas terhadap pelanggaran yang terjadi di wilayah kinerjanya, jangan sampai dibiarkan terus begitu saja, kalau memang melanggar bongkar?.

“Jangan hanya berani kepada masyarakat kelas bawah saja, yang ditindak bangunannya. Sama bangunan bos-bos dan punya orang berduit, tidak berani ditindak atau dibongkar,” ungkap Rony.

(Budi Beler)

No More Posts Available.

No more pages to load.