Kodim Palembang Gelar Perlombaan Burung Berkicau Piala Pangdam II/Sriwijaya

oleh -
oleh
img 20231105 wa0017

NASIONALNEWS.ID PALEMBANG – Kodim 0418/Palembang menggelar perlombaan Burung Berkicau Piala Pangdam II/Sriwijaya ke-1 Tahun 2023, di Lapangan Jasdam II/Swj Jalan Letjen Harun Sohar Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami Kita Palembang.

Perlombaan Burung Berkicau ini, dibuka oleh Pangdam II/Swj diwakili Kapoksahli Pangdam II/Swj Brigjen TNI Norman Saito dan dihadiri Danrem 044/Gapo diwakili Kasiintel Korem 044/Gapo Kolonel Inf M. Arief Gumelar, para Asisten Kasdam II/Swj dan para Kabalakdam II/Swj.

Kemudian, dihadiri juga Dandim 0418/Palembang Kolonel Czi Arief Hidayat M.Han, para Forkopimda Kota Palembang/yang mewakili, Danramil Jajaran Kodim 0418/Palembang, Pimpinan BUMN/BUMD/Perbankan dan Pimpinan Perusahaan Swasta, dewan juri serta para peserta lomba burung berkicau.

Perlombaan burung berkicau tersebut, terdiri dari berbagai kelas, yaitu, kelas Pangdam II/Swj, kelas Sriwijaya, kelas Garuda Dempo, jelas Garuda Hitam, kelas Garuda Emas, kelas Garuda Putih, kelas Gauda Jaya dan kelas Dandim 0418/Palembang.

Dalam sambutannya, Pangdam II/Swj, melalui Kapoksahli Pangdam II/Swj Brigjen TNI Norman Saito mengatakan, perlombaan burung berkicau piala Pangdam II/Swj ke-1 tahun 2023 ini bentuk komitmen, kepedulian dan kontribusi Kodam II/Swj dalam melestarikan nilai-nilai budaya serta untuk mengedukasi masyarakat melalui pecinta burung berkicau tentang pentingnya pelestarian satawa langka jenis burung berkicau.

“Selain itu, kegiatan ini juga untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama pecinta burung berkicau,” katanya.

img 20231105 wa0018

Lanjut Brigjen TNI Norman Saito, sebagaimana kita ketahui, bahwa hobi memelihara burung berkicau semakin meluas di kalangan masyarakat dan kecenderungan ini nampaknya didorong karena adanya fenomena zero population pada burung berkicau asli Indonesia yang tidak mungkin dalam hitungan beberapa dekade ke depan banyak species burung berkicau asli Indonesia yang akan punah.

“Salah satu alternatif dalam perkembangbiakan membantu populasi burung berkicau tersebut adalah dengan memelihara burung berkicau, sekaligus juga dapat menjadi salah satu sarana hiburan positif karena ada nilai penyelamatan terhadap species unggas,” ujarnya.

Brigjen TNI Norman Saito menambahkan, saya harapkan agar para peserta dan juri benar-benar menerapkan prinsip berlomba secara sportif, objektif, jujur dan bebas KKN, agar lomba ini dapat berlangsung dengan aman, tertib serta transparan, sehingga tidak ada pihak-pihak yang merasa dirugikan karena kecurangan dalam perlombaan maupun dalam penilaian.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi untuk menyukseskan lomba burung berkicau ini,” pungkasnya.

Sementara, Dandim 0418/Palembang Kolonel Czi Arief Hidayat selaku panitia dalam perlombaan burung berkicau ini mengatakan, lomba burung berkicau ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian Bapak Pangdam II/Swj terhadap penggemar burung dan pelestarian burung berkicau.

“Perlombaan burung berkicau pada hari ini diikuti oleh banyak peserta, mulai dari Aceh, Medan, Jogja, Jabar dan Palembang. Ada berbagai jenis burung yang diperlombakan, yaitu, murai batu, murai batu muda, kacer, burung cicak ijo dan sebagainya,” jelas Dandim. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.