NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Buruknya kualitas pembangunan aspal jembatan di sekitaran Jalan TMP Taruna menuai reaksi keras Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah. Bukan hanya itu, Aktivis mempersoalkan kajian pembangunan jembatan tersebut.
Ditemui usai membuka pagelaran Job Fair, orang nomer satu di Kota Tangerang tersebut mengaku akan memanggil pihak kontraktor untuk segera memperbaiki aspal jalanan yang lebih dikenal dengan jembatan teletubbies.
“Ini kan, masih dalam masa pemeliharaan dari kontraktor. Dan, nanti Dinas PUPR yang akan memanggilnya,” kata Arief kepada wartawan, Selasa (4/1/2020).

Terpisah Koordinator Patriot Nasional (Patron), Saiful Basri mengaku kecewa dengan kondisi tersebut, pasalnya selain kualitasnya yang rendah, jembatan yang lebih dikenal sebagai jembatan teletubbies tersebut disinyalir tidak melalui kajian yang seksama.
“Kita pengguna jalan itu tidak nyaman, harusnya sebuah pekerjaan mengacu pada kajian-kajian, apakah ini layak atau tidak apabila tidak, ya jangan diteruskan,” tukas aktivis yang akrab disapa Marcel.
Selain itu, pembangunan jembatan teletubbies tersebut juga dinilai tidak bermanfaat bagi masyarakat kota Tangerang, terlebih tingginya jembatan tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan.
“Kami mencatat terdapat beberapa kejadian kecelakaan disekitaran lokasi jembatan teletubbies itu, dan tidak menutup kemungkinan akan terjadi lagi kecelakaan di jembatan teletubbies itu,” tukasnya.
Dugaan minimnya perencanaan pemkot dalam membangun jembatan teletubbies tersebut, diperkuat dengan buruknya bentuk jembatan tersebut.
“Jembatan teletubbies adalah jembatan gagal, disamping bentuk lekukan yang terlampau menukik, jembatan buruk rupa itu juga tidak memiliki estetika,” ujarnya.
Sebelumnya, aspal yang berada disekitaran jembatan teletabis Jl TMP Taruna berlubang dikeluhkan para pengguna jalan.
Para pengendara sepeda motor dan kendaraan roda empat nampak berhati-hati ketika hendak melintasi jalan tersebut. Tidak sedikit pengguna jalan yang oleng karena melintas tepat di lubang berdiameter sekitar 30-50 cm.
Nur Hidayat salah satu pengguna jalan saat ditemui di sekitar jalan berlubang, Senin (3/2) kemarin, mengatakan bahwa dirinya sangat menyayangkan adanya jalan berlubang di tengah perkotaan Kota Tangerang. Selain itu, aspal pada jembatan tersebut belum lama dikerjakan.
“Masak jalan di tengah perkotaan berlubang kayak gini, apalagi ini dekat dengan kantor Pemerintahan Kota Tangerang. Selain itu, aspal ini kan baru dikerjakan bebarengan pembuatan jembatan, masak sudah rusak,” ujarnya.
Menurutnya, jalan yang berlubang tersebut dapat membahayakan para pengguna jalan. Bahkan kata dia, tidak menutup kemungkinan dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
“Ini harus segera diperbaiki sebelum menelan korban jiwa. Saya harap Dinas terkait dapat memanggil kontraktor yang mengerjakan jembatan itu untuk dimintai pertanggung jawabannya,” tegasnya. (yu)











