Pengesahan Warga PSHT, Polsek Paciran Rakor Bersama Forkopimcam dan Para Kepala Instasi

oleh -
img 20240709 wa0065
Foto: Kapolsek paciran melaksanakan rakor yang di ikuti oleh seluruh kepala desa dan lurah , kepala instansi dan korwil serta pengurus perguruan silat. (Istw)

NASIONALNEWS.ID, LAMONGAN – Dalam rangka pengesahan warga baru perguruan silat PSHT, Polsek Paciran melaksanakan rakor yang di ikuti oleh seluruh kepala Desa, Lurah, serta kepala instansi, korwil, dan para pengurus perguruan silat se Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Selasa (9/7/2024).

Dalam kegiatan tersebut menyampaikan, Kapolsek Paciran AKP Achmad Purnomo S.H., berdasarkan hasil rapat koordinasi di Mapolres tanggal 4 Juli 2024 dan guna menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat pada acara malam Syuran dan pengesahan warga baru PSHT Tahun 2024 Cabang Lamongan yang di laksanakan pada hari Selasa tanggal 9 Juli 2024.

“Sehubungan dengan hal tersebut, di mohon bantuan saudara untuk menghimbau kepada pemilik usaha / warung penyedia dan atau penjual minuman beralkohol di wilayah saudara untuk tidak melakukan kegiatan (TUTUP) selama 1 hari pada tanggal 9 Juli 2024,” tuturnya.

Kapolsek Paciran menghimbau dan mengajak semua pihak untuk menciptakan Kamtibmas wilayah.

Guna menjaga Kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan, pada saat kegiatan tirakatan dan pengesahan warga baru perguruan silat persaudaraan setia hati terate PSHT Tahun 2024. Kepolisian Resor Lamongan menghimbau :

1. Agar seluruh warga perguruan silat wajib menjaga situasi aman dan kondusif selama pelaksanaan pengesahan dan kegiatan lainnya di Bulan Suro/Suruan Agung.

2. Dilarang melakukan konvoi kendaraan R2 maupun R4 terutama mengunakan knalpot brong serta tidak mengkonsumsi minuman keras dan apabila ditentukan akan ditangkap di TKP oleh petugas di lapangan.

3. Dilarang menyiarkan ajakan provokatif secara langsung maupun tidal langsung (melalui medsos) untuk datang menggembirakan dalam acara pengesahan warga baru perguruan silat.

4. Tidak terprovokasi ujaran kebencian di medsos dan ajakan negatif lainnya yan dapat berdampak terganggunya Harkamtibmas.

5. Akan dilakukan penyekatan oleh aparat di perbatasan dan di dalam wilayah kabupaten lamongan.

6. Apabila didapati warga perguruan silat yang tidak mentaati peraturan tersebut maka akan di berikan tindakan tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku dan di lakukan penahanan Mapolda Jatim.

Sholic/Nifta

No More Posts Available.

No more pages to load.