NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi antar kesatuan, Polres Metro Tangerang Kota menggelar buka puasa bersama TNI, di Pakons Prime, Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, Senin (27/5/2019).
“Kegiatan yang kita lakukan malam ini adalah silaturahmi antara Polri dan TNI, setelah sekian lama kita bersinergi melaksanakan pengamanan khususnya di wilayah Kota Tangerang,” kata Kapolrestro Tangerang Kota, Kombes Abdul Karim kepada wartawan.
Abdul Karim menambahkan, bahwa masih banyak lagi kegiatan yang akan dihadapi bersama, khusunya dampak-dampak dari situasi yang ada di wilayah Jakarta. Maka kedepan soliditas Polri dengan TNI akan semakin baik.
“Perlu kita antisipasi di wilayah Kota Tangerang dan Tangerang Selatan, ini salah satu bentuk soliditas kita dengan TNI. Sampai saat ini wilayah Kota Tangerang kondusif, kita sudah menjaga seluruh titik-titik kerawanan yang ada di wilayah kita. Artinya dampak kejadian di Jakarta tidak terlalu memberikan kontribusi di wilayah kita,” paparnya.
Terkait isu susulan, pihaknya akan tetap melakukan penyekatan di wilayah Kota Tangerang. Dirinya juga meminta kepada masyarakat khususnya wilayah Tangerang untuk tidak usah terlibat atau ikut serta berpartisipasi terhadap kejadian-kejadian yang ada diwilayahnya.
“Kita berharap masyarakat menjaga wilayah masing-masing, tidak usah memobilisasi berangkat ke Jakarta. Kita sudah melihat contohnya ada korban meninggal dunia ataupun luka-luka, yang terjadi pada warga Kota Tangerang dan ini pembelajaran,” tegasnya.
Lebih dalam ia mengatakan, soal pengamanan Operasi Ketupat Jaya mulai dari tingkat Polda sampai tingkat Polres akan melaksanakan. Nantinya dibagi diseluruh titik-titik dimana padatnya aktivitas masyarakt.
“Jalan tol akan menjadi perhatian kita. Rumah-rumah kosong yang di tinggal mudik akan kita data, kita akan bekerjasama dengan TNI. Untuk Pospam yang menjadi perhatian adalah Res Area berikutnya tempat keramaian masyarakat dan tempat ibadah. Kurang lebih 20 titik Pospam yang kita siapkan,” terangnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga akan menerjunkan 1000 Personil di tambah TNI, Pemerintah Daerah (Satpol PP) dan potensi masyarakat lainya. Untuk takbir keliling juga tidak melarang sepanjang dilaksanakan dengan tertib.
“Kalau Pemerintah Daerah takbir keliling tidak di persoalkan, ya tidak apa-apa tinggal kita jaga agar berjalan tertib,” tandasnya. (aput)






