NASIONALNEWS.ID, LAMONGAN – Diduga banyak sapi yang sakit, terindikasi infeksi Penyakit Mulut Kuku (PMK). Warga Lamongan minta Dinas terkait segera melakukan penanganan.
Sebelumnya PMK sempat meresahkan warga petani peternak dan pedagang Sapi di Lamongan Jawa Timur, pada Bulan Mei 2022. Namun kali ini diduga terjadi lagi, ada beberapa ekor sapi yang terindikasi penyakit tersebut, di Desa Dradahblumbag, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan.
Sebut inisial ( R ) warga masyarakat Desa Dradahblumbang mengatakan, ia merasa resa, karena sapi milik warga di desanya banyak yang sakit dan dia berharap ada penanganan secepatnya dari dinas terkait.
“Di Desaku banyak sapi yang sakit. Nama pemilik Kaimam Dusun Dradah, Desa Dradahblumbang RT 002. RW. 006, Kecamatan Kedungpring, kalau bisa ada reaksi cepat dari Dinas terkait, seperti vaksin hewan,” tutur R. Ke awak media nasionalnews.id Kamis (5/1/2023).
Dengan adanya kasus yang terulang tersebut, awak media langsung menyampaikan aduan warga masyarakat ke Dinas Peternakan dan Kesehatan hewan Lamongan,
Kabid Budidaya Peternakan Nur Yajid, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, langsung memberikan jawaban ke awak media.
“Terima kasih infonya segera saya komunikasikan dengan bidang kesehatan hewan, nanti kalau sudah ada kabar dari petugas yang di lapangan, saya kabari,” jawab Nur Yajid.
Tak lama kemudian Nur Yajid, menyampaikan kembali, kabar bahwa pihak Dinas, sudah datang dan menangani aduan warga masyarakat yang sapinya terinfeksi penyakit PMK.
“Nama pemilik Kaimam
Rt 002 Rw 006 Dusun Dradah Desa Dradahblumbang, Kecamatan Kedungpring. Populasi 3 ekor,
sakit 1 ekor, gejala hipersalivasi, anorexia, vesikel mulut dan lesi kaki
diagnosa suspect PMK
pengobatan sudah dilakukan pak Saun kemarin,” ujar Nur Yajid.
Sholichan









