Polres Nabire Salurkan 199 Zak Beras Kepada Masyarakat

oleh -
Camera720 20200527 082506

NASIONALNEWS.ID, NABIRE – Kepolisian Resor (Polres) Nabire melalui Subbag Sarpras membagikan bantuan cadangan beras Mabes Polri sebanyak 199 Zak (1.990 Kg) kepada masyarakat di Nabire, Selasa (26/5/2020).

Pendistribusian cadangan beras tersebut dipimpin langsung oleh Paur Log Subbag Sarpras, Ipda Zulkifli K. Kawi bersama personil Sapras Polres Nabire.

“Alhamdulilah untuk pendistribusian cadangan beras dari Mabes Polri hari ini sebanyak 199 Zak (1.990 kg), masyarakat akan menerima 10 Kg beras. Sedangkan sisa stock di gudang saat ini sekitar 467 Zak (4.670 Kg),” kata Paur Log Ipda Zul.

Paur Log mengatakan bahwa, pendistribusian cadangan beras Mabes Polri ini diserahkan kepada Kelurahan yang ada di Kabupaten Nabire.

“Kami berikan kepada Kelurahan yakni Morgo 25 Zak, Karang Mulia 5 Zak, Oyehe 7 Zak, Nabarua Bawah 4 Zak, Bumiwonorejo 6 Zak, Kalibobo 13 Zak, Girimulyo 35 Zak,” tuturnya.

Selain kelurahan, “kami berikan juga kepada Uswim 6 Zak, Ponpes Almadina 25 Zak, Ponpes Hidayatullah 23 Zak, Yayasan Pesat Agape 20 Zak, FKPN (Mama mama Janda) 30 Zak,” sambungnya.

Camera720 20200527 082618Dikatakan Paur Log, untuk pendistribusian dari Jajaran Polsek masih menunggu laporannya.

“Untuk Polsek Jajaran kami masih menunggu laporannya, kalau sudah ada akan kami laporkan lagi,” ungkapnya.

Ketua FKPN (Forum komunikasi Perempuan Nusantara), Nanci Worabay, S.Sos mewakili mama-mama janda menyampaikan FKPN hanya sebagai fasilitator, dimana Polres Nabire membagikan beras kepada para mama janda.

“Kami berterima kasih kepada Kapolres Nabire, Kapolda Papua, dan Kapolri yang memberikan bantuan beras ini dari Mabes Polri untuk masyarakat yang terkena dampak Covid-19,” tuturnya.

Mama-mama janda sangat bersyukur dengan adanya bantuan dari Polres Nabire, mereka kami kumpulkan dan masing-masing mendapatkan 1 Zak (10 Kg) beras.

“Mereka tidak melihat seberapa banyak yang dikasih tetapi ucapan syukur yang keluar dari mulut mereka. Karena dalam situasi Covid-19 Polri masih bisa memperhatikan mama-mama janda. Tanpa melihat kriteria seperti bantuan di Kelurahan harus bawa KTP dan KK,” tutupnya. (YERI TARIMA).