NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Adanya penolakan warga terhadap pencari suaka yang ditampung di gedung kosong komplek Daan Mogot Baru, Kalideres, Jakarta Barat, Irmansyah mengajak warga sekitar untuk melihat dari aspek kemanusiaan.
“Kalau saya dari sisi pribadi semua orang berhak menyampaikan haknya seperti itu, tapi aspek kemanusiaan harus jadi pertimbangan kita semua,” kata Irmansyah.
Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Irmansyah menyampaikan, aspek kemanusiaan harus jadi pertimbangan semua pihak, jika dirasakan ada hal hal yang perlu diperhatikan, sampaikan saja nanti kita sampaikan kepada mereka (imigran), bukan harus tidak boleh di tempat ini.
“Saat ini beberapa pencari suaka sudah mulai memahami tata tertib yang dibuat untuk menghormati warga. Pemprov khususnya Dinsos secara perlahan sudah mulai membangun komunikasi dengan para pencari suaka,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan, hari ini pada pukul 17.00 WIB para pengungsi dibatasi jangan keluar dari area pengungsian melalui pesan beberapa koordinatornya dan mereka memahami. Walau satu dua ya ada yang keluar, namanya juga manusia kan butuh waktu dan proses.
“Kita ambil hikmahnya saja, dan secara spiritual jadikan tempat ini untuk ladang amal. Kalau saya sih lihatnya jadi jalanin saja. Bahwasanya ada seperti itu penolakan, itu hak mereka juga, silakan saja,” ujarnya.
Masih dikatakanya bahwasanya Dinsos DKI Jakarta selama 7 hari ini telah memberikan bantuan makanan siap saji hingga obat obatan, juga disiapkan posko kesehatan.
“Selama 7 hari dinsos mendistribusikan 1.100 makanan siap saji dan minuman kepada pengungsi di gedung kosong,” pungkasnya. (BB)











