Warga Sleman Protes Tanah Kas Desa Mangkrak dengan Latihan Balap Motor

oleh -
oleh
img 20260103 wa0002

NASIONALNEWS.id,SLEMAN-Warga masyarakat beberapa dusun di Kalurahan Wedomartani Kapenewon Ngemplak dan Kalurahan Sukoharjo Kapenewon Ngaglik Kabupatèn Sleman Yogyakarta memprotes mangkraknya tanah kas desa dengan cara yang unik.

Tanah kas desa yang selama puluhan tahun tidak terurus berubah menjadi semak belukar disulap menjadi arena ajang latihan balap sepeda motor.

“Kami sudah berulang kali melaporkan kondisi ini, tetapi tidak ada tindakan dari pemerintah, akhirnya semak belukar kami jadikan tempat latihan balap sepeda motor” ujar seorang warga Jumat (2/1/2025).
Saking lebatnya semak belukar beberapa kali warga Dusun Terung dihadang binatang seperti ular, musang dan biawak.”Sudah tak terhitung warga berpapasan dan berhasil menangkap ular berukuran cukup besar juga binatang lain seperti biawak dan musang biasa kami sebut garangan” kata Khoirudin seorang warga Dusun Mujen.
Tanah kas desa yang cukup luas yang lokasinya berdampingan dengan batas wilayah Kelurahan Wedomartani Kapenewon Ngemplak Sleman Yogyakarta itu menurut seorang warga setempat sebelumnya ditanami beraneka pohon buah sirsak dan pepaya.”Dulu lahan itu ditanam pohon buah sirsak dan masuk dalam proyek program departemen dalam negeri proyek lahan tadah hujan”kata seorang warga.
Lain lagi keterangan yang disampaikan seorang warga Dusun Karangmojo Kelurahan Wedomartani Kapenewon Ngemplak.Saking lebatnya semak belukar dan rumput liar membuat warga merasa khawatir akan terjadi kebakaran dilokasi tanah kas desa Kelurahan Sukoharjo itu.

img 20260103 wa0005“Lahan itu tidak ada yang mengurus karena mangkrak saya kurang tau atas inisiatif siapa digunakan untuk latihan balap motor” ujar Agung yang ditemui NasionalNews.id hari Sabtu (3/1/2025) dilokasi.Warga di wilayah padat penduduk dan pemukiman merasa khawatir bila tiba musim kemarau dan terjadi kebakaran semak belukar dilokasi tanah kas desa itu.”Tahun lalu telah terjadi kebakaran yang cukup mengkhawatirkan untuk memadamkan api didatangkan dua mobil pemadam kebakaran segala” ujar Agung sambil menggembalakan kambingnya.
Lokasi tanah kas desa Sukoharjo Kapenewon ngaglik itu dari pengamatan NasionalNews.id dilapangan berada dikawasan padat penduduk dilokasi tersebut berdiri dua komplek perumahan, Dana Lana Unit 2 dan Taman Pesona Asri.
Kegiatan latihan balap sepeda motor yang sudah berlangsung dua minggu belakangan tetap berlangsung yang menjadi ajang tontonan menarik warga yang berdatangan dari berbagai tempat. Suasana semakin ramai pada saat hari minggu ditambah dengan munculnya warung dadakan yang menggelar dagangannya.
Larangan aparat desa Sukoharjo Kapenewon ngaglik dengan memasang banner berukuran besar yang melarang kegiatan latihan balap sepeda motor terkait Peraturan Gunung DIY Nomor 24 Tahun 2024 tentang pemanfaatan tanah kas desa tidak digubris warga
Warga bahkan membalas dengan memasang banner berukuran besar berjajar dengan banner berukuran besar yang dipasang pihak aparat desa Sukoharjo dilokasi arena latihan balap sepeda motor.Banner berukuran besar itu berisi tulisan “tanah ini sudah lebih 12 tahun nganggur dan banyak merugikan warga sekitar. Maaf sementara kami manfaatkan dengan kegiatan yang berdampak positif secara sosial bagi masyarakat umum.”

 

(Ridar)

No More Posts Available.

No more pages to load.