NASIONALNEWS.ID PURBALINGGA – Seorang lanjut usia dilaporkan diduga tersesat di kawasan hutan wilayah Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga. Tim SAR gabungan yang diterjunkan ke lokasi pada Kamis (2/7) sore terpaksa menghentikan sementara operasi pencarian karena kondisi malam dan terbatasnya jarak pandang.
Korban diketahui bernama Museni (72), warga setempat yang dilaporkan belum kembali setelah diduga memasuki kawasan hutan. Informasi mengenai kondisi membahayakan manusia tersebut diterima Unit Siaga SAR Banyumas dari pihak keluarga korban pada Kamis pukul 16.26 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Siaga SAR Banyumas segera meneruskan informasi kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap untuk pelaksanaan operasi SAR.
Kepala Unit Siaga SAR Banyumas, Amin Riyanto, mengatakan tim bergerak cepat dengan memberangkatkan satu regu rescuer pada pukul 16.41 WIB menuju lokasi kejadian.
Setelah menempuh perjalanan, pada pukul 18.04 WIB tim Basarnas bersama unsur SAR gabungan tiba di lokasi dan langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa, Polsek Karangmoncol, Koramil Karangmoncol, serta para pemangku kepentingan lainnya. Koordinasi tersebut dilakukan untuk melakukan asesmen kondisi lapangan sekaligus menyusun strategi pencarian terhadap korban.
Namun, upaya pencarian belum dapat dilakukan secara maksimal. Faktor cuaca yang mulai gelap disertai jarak pandang yang sangat terbatas dinilai berisiko bagi keselamatan personel di lapangan.
Atas pertimbangan tersebut, komandan operasi memutuskan menghentikan sementara pencarian dan menjadwalkan operasi dilanjutkan pada hari berikutnya dengan harapan kondisi medan dan pencahayaan lebih mendukung.
Hingga pencarian hari pertama ditutup, korban masih belum ditemukan. Basarnas bersama tim SAR gabungan akan melanjutkan penyisiran dengan memperluas area pencarian serta mengoptimalkan koordinasi dengan masyarakat setempat yang memahami karakteristik kawasan hutan di Kecamatan Karangmoncol.
Operasi pencarian melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, pemerintah desa, serta sejumlah potensi SAR yang bersinergi untuk mempercepat proses pencarian dan memastikan keselamatan korban.Apabila tersedia perkembangan terbaru, naskah ini dapat diperbarui menjadi running news atau breaking news dengan hasil pencarian hari kedua.
(Widhiantoro)











