Polsek Kelapa Dua Kecolongan Viper Cafe Buka di Masa PSBB

oleh -
Polsek Kelapa Dua

NASIONALNEWS.ID, TANGERANG – Setelah ada kejadian penembakan, Polsek Kelapa Dua baru mengetahui telah beroperasinya Viper Cafe dan Resto di Ruko Paramount Center Blok B Nomor 21-22. Sebab dalam patroli yang dilaksanakan tiga pilar di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pandemi Covid-19, Viper Cafe dan Resto terlihat tutup Polsek Kelapa dua merasa kecolongan.

Kapolsek Kelapa Dua, AKP Muharram Wibisono Adipradono menjelaskan, bahwa sebelumnya tempat tersebut masih tutup karena tidak diizinkan membuka usahanya, sejak berlakunya PSBB Kabupaten Tangerang dalam mencegah penyebaran Covid-19. Pihaknya baru mengetahui Viper Cafe dan Resto beroperasi setelah ada kejadian penembakan.

“Tempat hiburan belum diizinkan beroperasi, karena masih berlaku masa PSBB dampak pandemi Covid-19,” ujar Wibisono di kantornya, Kamis (15/10/2020).

Menurutnya, korban penembakan adalah warga sipil yang merupakan pengunjung Viper Cafe dan Resto, kondisinya saat ini sudah mulai membaik. Tersangka penembakan terhadap warga sipil tersebut, oknum anggota polisi yang bertugas di Mabes Polri.

“Korban penembakan warga sipil dan saat ini kondisinya sudah mulai membaik, tersangka penembakan oknum Polisi bertugas di Mabes Polri,” tutupnya.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua, Ipda Agam mengatakan, bahwa saat ini pihaknya sedang memeriksa manejemen Viper Cafe dan Resto untuk dimintai keterangan.

“Di sinipun (Polsek Kelapa Dua-red) kami periksa undang-undang karantina kesehatan, karena dia mengumpulkan orang buka di masa PSBB,” kata Agam di kantornya, Jumat (16/10/2020).

Agam menuturkan, dalam patroli yang kerap dilaksanakan jajaran Polsek Kelapa Dua Viper Cafe dan Resto selalu terlihat tutup.

“Dalam pantauan tutup, sampai kami masuk kedalampun tutup, makanya sedang kami periksa entah dia lewat pintu mana bukanya, gimana bukanya, sedang kami selidiki,” ungkapnya.

Agam menjelaskan, soal kemungkinan akan dicabutnya ijin operasional Viper Cafe dan Resto, Polsek Kelapa Dua sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Kita sudah koordinasi dengan pemda dan pihak kecamatan, tinggal keputusan mereka nanti gimana yang mengeluarkan mereka,” imbuhnya.

Dengan kejadian tersebut, lanjut Agam, Polsek Kelapa Dua telah kecolongan.

“Kita merasa kecolongan, kita sudah berusaha maksimal tapi buka, makanya kita periksa,” tandasnya. (Yuyu)