Binmas dan Babinsa Duri Kosambi Hadiri Maulid Nabi di Jalan Timbul Cengkareng

oleh -
Img 20201116 060936

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA –  Bhabinkamtibmas Kelurahan Duri Kosambi Bripka Achmad Haris Polres Metro Jakarta Polsek Cengkareng dan Babinsa Serda Deni menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H di Jalan Timbul Jaya Kampung Duri Rt 004/05 Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (15/11/2020).

Acara peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW 1443 H, yang dimulai pukul 19.30 WIB, dihadiri Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, warga RW 05.

Dalam kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas memberikan pesan-pesan dan himbauan Kamtibmas dan Protokol Kesehatan 3 M. Untuk memutus mata rantai wabah Covid-19

“Kita bisa kepada warga masyarakat bilamana keluar rumah, agar selalu menggunakan masker, menjaga jarak, dan sering mencuci tangan dengan air mengalir dan gunakan sabun. Mulailah mendisiplinkan diri pribadi, untuk memutus mata rantai wabah Covid-19,” tegasnya.

Dirinya juga mengingatkan, agar lebih waspada untuk mengawasi anak-anak, agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas narkoba, dan menjadi korban tawuran atau pelaku tawuran.

“Orang tua merupakan rumah bagi sang anak, sebelum memberikan pemahaman kepada sang anak, orang tua terlebih dahulu yang harus dipahamin bagaimana pola asuh anak yang baik dan benar. Sebagai guru atau sahabat pertama bagi sang anak, orang tua lah yang akan mengajarkan berbagai pengetahuan – pengetahuan dasar, dalam proses, sering kali orang tua mungkin kurang sabar, atau bahkan mendidik dengan cara yang salah, yakni dengan kekerasan, ajaran orang tua tersebut merupakan dasar bagi pembentukkan karakter si anak yang nantinya terbawa hingga dewasa,” ujarnya.

Achmad Haris juga menjelaskan, tak hanya harus paham, dengan cara mendidik di era yang serba digital ini, orang tua pun semestinya turut mengawasi anak- anaknya dalam penggunaan gadget, bukan hal yang aneh kalau anak kecil zaman sekarang tidak bisa lepas dari yang namanya gadget, naka dari itu, orang tua pun juga harus turun tangan untuk mengawasi, jangan sampai anaknya menjadi korban kejahatan Siber yang kini sedang marak di tanah air.

“Jangan mudah terpengaruh dengan berita-berita Hoax yang tidak jelas asal usulnya, dan jangan sembarangan mengupload/share ke media sosial, apabila mendapat gambar, video, atau berita-berita Hoax yang sifatnya Propokatatip dan memecah belah persatuan dan kesatuan,” pungkasnya. (Budi Beler)