NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang berlokasi di Jalan Pesing Poglar dan Gg Pribadi RT. 001,002,003, 006 RW 05 Kelurahan Kedaung Kaliangke, Jakarta Barat banyak yang tidak nyala alias mati. Warga cuma dijanjikan, perbaikan tidak pernah terealisasi.
Tidak berfungsinya lampu PJU tersebut, membuat beberapa sudut jalan/gang gelap gulita pada malam hari hingga warga resah akan terjadi tindak kriminalitas.
Menurut warga sekitar Dinas Penanganan Penerbangan Jalan Umum kurang cepat respon, karena sampai saat ini belum juga memperbaikan lampu-lampu yang mati.
Sementara, Nyamirun selaku ketua RT 001/05 membenarkan banyaknya lampu PJU yang mati saat dikonfirmasi media lewat Whatsapp.
“Ya benar, hampir satu tahun lampu PJU di wilayah kami mati, bahkan seperti kampung misteri gelap gulita, padahal sudah saya laporkan ke fihak terkait atas keluhan warga, namun petugas PJU hanya janji janji saja,” keluh warga kepada awak media, Senin (20/3/2023).
Senada dengan Ketua RW 05 Maryanto saat dikonfirmasi, membenarkan apa yang telah disampaikan para ketua RT bahwa, ada beberapa titik lampu jalan tersebut mati, bahkan ada yang dicabut lampunya oleh pihak PJU.
“Saya sudah dapat laporan dari ketua RT kami, banyaknya lampu jalan mati, bahkan ada yang dicabut lampunya dengan alasan mau diperbaiki namun sampai saat ini belum juga selesai dan tidak juga dipasang kembali oleh pihak PJU,” kata Maryanto.
Maryanto juga menjelaskan, warga sangat berharap agar pihak PJU jalan segera memperbaiki lampu yang mati tersebut dan dapat dipasang kembali sehingga wilayahnya tidak gelap gulita seperti kampung misteri.
Menurutnya, petugas lapangan PJU sudah pernah dihubungi oleh pihak RT-RW dan selalu bilang belum ada stock lampu penggantinya.
“Aneh aja kok Pemda DKI yang anggarannya mencapai 82 trilyun beli lampu LED saja untuk jalan warga tidak mampu,” ungkapnya.
“Kami selakuvwarga selalu dijanjikan akan segera dapat pengganti lampu yang mati diganti dengan lampu yang baru. Namun sampai saat ini tak kunjung diperbaiki/ penggantinya,” ujar Maryanto dengan nada kecewa.
Maryanto dan para RT nya berharap penuh kepada PJU jalan agar wilayahnya segera diperbaiki lampu PJU yang mati, karena baginya saat nanti Ramadhan warganya bisa menikmati ibadah dengan tenang, nyaman dengan wilayahnya terang benderang.
“Kami dan pengurus RT kami berharap kepada PJU jalan untuk segera diperbaiki, apalagi nanti saat Ramadhan bisa nyaman disaat malam saur dengan wilayahnya terang kembali,” harapnya.
(Budi Beler)






