NASIONALNEWS.id, JAKARTA – Tumpukan sampah di area Rumah Susun (Rusun) Pesakih dikeluhkan warga karena menimbulkan aroma tidak sedap yang menyengat dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sampah terlihat menumpuk di sejumlah titik dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memicu gangguan kesehatan serta mencemari lingkungan sekitar.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, bau tidak sedap mulai tercium sejak volume sampah terus bertambah dan belum diangkut secara rutin.
“Baunya cukup menyengat, terutama saat siang hari. Kami berharap sampah ini segera diangkut agar tidak menimbulkan penyakit ke anak anak yang gemar bermain di area bawah rusun, ” ujarnya.
Warga berharap pengelola rusun dan instansi terkait segera mengambil langkah penanganan, mulai dari pengangkutan sampah secara berkala hingga penyediaan fasilitas tempat pembuangan yang memadai.
Selain itu, warga juga mengimbau penghuni untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempat dan waktu yang telah ditentukan.
Sementara pihak Unit Pengelola Rumah Susun Persakih (UPRS) Muhamad Ali saat dikonfirmasi nasionalnews.id mengatakan, pihaknya sudah berupaya dan berkomunikasi ke Sudin Lingkungan Hidup terkait sampah. Namun jadwal pengangkutan sekali dalam seminggu.
“Kami sudah komunikasi, tapi untuk jadwal pengangkutan sekali dalam seminggu, infonya bergantian karena keterbatasan kendaraan,” kata Ali saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (18/6/2026).
Dengan ditayangkan berita diatas pihak instansi Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Barat belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab lambatnya pengangkatan sampah maupun langkah penanganan yang akan dilakukan.











