Kecamatan Periuk Dinilai Kurang Cermat, Camat Tangani langsung Soal Musrembang

oleh -
Inspektorat Kota Tangerang

NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGERANG- Inspektorat Kota Tangerang menilai persoalan musrembang Kecamatan Periuk karena kurang cermat dalam mengkoreksi absensi peserta musrembang. Lantaran penanganannya lamban, Camat Periuk Maryono Hasan harus terjun langsung menyelesaikan persoalan tersebut.

Jenni Isroyani Subag analisis dan evaluasi Inspektorat Kota Tangerang saat ditemui di kantornya mengatakan, persoalan uang transpot peserta musrembang telah di konfimasi pihaknya ke Kecamatan Periuk dan mengatakan terlambat lantaran ada kesalahan dalam mengisi no rekening sehingga tidak dapat dilakukan transfer oleh pihak bank.

Musrembang Kecamatan Periuk
Jenni Isroyani Subag analisis dan evaluasi Inspektorat Kota Tangerang saat ditemui di kantornya. Foto: Iwan Halawa

 

“kami sudah datang ke kecamatan, persoalannya  karena banyak yang salah mengisi kolom yang  seharusnya diisi no rekening diisi nomer telpon dan yang seharusnya rekening peserta diisi yang bukan peserta,” terang Isroyani, Selasa (23/6/2020).

Saat ini, sebanyak 81 peserta yang tidak bisa di transfer sudah diselesaikan dengan di bayar secara tunai saat BJB memberikan uang tranport yang tidak bisa dikirim tersebut.

Namun persoalan kembali timbul setelah ada lagi yang mengadukan ada peserta yang belum menerima uang transport, pihak kecamatan sedang menunggu data siapa saja peserta yang belum mendapatkan.

Terpisah, Camat Periuk Maryono Hasan membenarkan pegawai inspektorat datang Kecamatan menanyakan terkait musrenbang.

“Dari inspektorat datang untuk mencari tau titik persoalannya,” ujar Maryono.

Terkait keterlambatan penanganan pemberian uang transport peserta Camat mengakui, karena pegawai kecamatan tidak langsung menyelesaikan persoalan tersebut.

“Itu sudah saya selesaikan, ini karena lambannya pegawai dalam merespon persoalan. Ini saya langsung yang menelfon Bank BJB untuk menanyakan siapa saja yang belum di transfer dan apa yang menjadi persoalannya,” jelas Maryono.

Dengan kejadian tersebut akan menjadikan pembelajaran untuk Kecamatan Periuk agar lebih teliti lagi dalam proses absensi peserta dan akurasi kepastian transfer uang transportasi peserta musrembang yang sudah di anggarkan. (Yuyu)

No More Posts Available.

No more pages to load.